KEADILAN – Partai Gerindra belum membahas pembagian kursi menteri untuk pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Apalagi pembagian kursi menteri merupakan kewenangan Prabowo sebagai Presiden. Hal tersebut diutarakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani menanggapi ocehan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang meminta jatah lima kursi menteri.
“Pak Prabowo lebih tahu berapa jumlah yang akan diberikan kepada Partai Gerindra,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/4/2024).
Muzani juga tidak bisa memastikan jatah menteri untuk Partai Gerindra. Apakah akan lebih banyak dari Golkar atau justru sebaliknya. “Saya belum ngitung,” tegasnya.
Muzani mengatakan, saat ini susunan kabinet Prabowo-Gibran masih dalam proses. “Belum ada angka pasti, belum ada posisi yang pasti, karena ini semua masih di-exercise ya, masih terus. Ini pas atau enggak,” bebernya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sempat mengklaim bahwa ada sebanyak 80-90 persen pemilih Partai Golkar yang ikut memilih Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.
Airlangga menilai, partainya berperan signifikan dalam pemenangan Prabowo-Gibran, dia pun secara spesifik ingin Golkar mendapat jatah lima kursi di kebinet ke depan.
Reporter: Odorikus Holang
Editor: Penerus Bonar
BACA JUGA: Jaksa KPK Tuntut Bupati Muna La Ode Rusman Emba Tiga Tahun Penjara







