KEADILAN– Hakim Agung Sunarto terpilih menjadi Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Yudisial menggantikan hakim agung Andi Samsan Nganro yang memasuki masa pensiun per 1 Februari 2023.
Sunarto sebelumnya merupakan Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial. Sidang khusus ini dipimpin langsung Ketua MA Prof. Dr. Syarifuddin dan diikuti semua hakim agung.
Berdasarkan sidang paripurna khusus MA ini, Sunarto mendapat 27 dari 44 suara hakim agung. Dia mengalahkan Yulius dengan perolehan 12 suara, Haswandi tiga suara dan Surya Jaya dengan mendapat dua suara.
Jumlah total suara yang masuk adalah 44 dan 1 suara absen yakni suara milik Ketua MA yang memutuskan untuk tidak menggunakan hak suaranya demi menjaga netralitas.
” Saya akan menjaga netralitas dan mendukung penuh apapun hasil pemilihan. Siapa pun nanti yang terpilih, itulah pilihan saya,” kata Syarifuddin di Kantor MA, Jakarta, Selasa (7/2/2023).
Saat memberikan sambutan, Syarifuddin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menyinggung proses pemilihan yang demokratis.
Ia berharap, atas terpilihnya Sunarto bisa membawa warna baru dalam mewujudkan cita-cita bersama dan membangun badan peradilan yang agung.
“Pemilihan ini adalah sangat unik, punya karakteristik tersendiri karena sebenarnya semua kandidat ingin berkontribusi lebih besar lagi kepada lembaga ini demi terwujudnya badan peradilan yang agung,” tuturnya.
Usai ditetapkan menjadi Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Sunarto lantas mengklarifikasi maksud pernyataannya yang sempat viral terkait MA angkat tangan melawan mafia kasus (markus).
“Itu kalau dibacakan tekstual kesannya seperti itu, tapi kalau kita melihat secara kontekstual, pernyataan itu timbul dalam kerangka kita perlu kerja sama dengan seluruh stakeholder, dengan siapa pun, karena kita enggak bisa bekerja sendirian,” ucap Sunarto.
ia pun turut menyoroti keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam upaya memerangi markus.
“Terbatasnya SDM, terbatasnya kewenangan, terbatasnya sarana dan prasarana ya, tidak bisa dimaknai bahwa kita angkat tangan. Kalau kita bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada, insyaallah segala permasalahan akan bisa diselesaikan,” pungkas Sunarto.
Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung













