KEADILAN – Kerjasama Ekonomi pada era Presiden Jokowi sangat digalakkan. Kerjasama tersebut tak terbatas pada negara tertentu saja. Namun mendunia karena RI menganut prinsip “Bebas Aktif”.
Atas dasar itu, Selasa (20/09/2022) lalu, Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa menerima Menteri Perdagangan Luar Negeri Prancis, Oliver Becht. Oliver datang sebagai mitra strategis dalam kerjasama bidang transisi energi.
Kedatangan Oliver dalam rangka memperdalam kerjasama sebelumnya antara kedua negara. Yakni melalui hibah untuk mempromosikan pembangunan rendah karbon yang terdiri dari studi tentang efisensi energi pada industri dan transportasi serta transportasi hijau.
Karenanya, percepatan transisi energi merupakan salah satu prioritas pemerintahan Presiden Jokowi, sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2020-2040 terutama dalam pembahasan pembangunan rendah karbon.
Pada kesempatan tersebut, Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa, mengajak mitra nya Oliver Becht memperluas kerjasama dalam ekonomi biru. Caranya dengan memanfaatkan potensi ekonomi biru kedua negara secara optimal.
Ketua Nasional Masyarakat Pemantau Kebijakan Eksekutif dan Legislatif (Majelis), Sugiyanto, mengapresiasi langkah Suharso Monoarfa menjalin kerjasama ekonomi yang tak terbatas pada negara tertentu. Apalagi Presiden Jokowi juga sedang menggalakan kebangkitan ekonomi nasional.
“Kinerja Suharso Monoarfa harus diapresiasi. Yang dilakukan Suharso Monoarfa sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi untuk meningkatkan ekonomi,” ujar Sugiyanto di Jakarta, Kamis (29/9/2022).
Pria yang akrab disapa SGY ini menyarankan Suharso melakukan evaluasi konstruktif dari skala prioritas perencanaan pembangunan nasional guna memperkuat posisi Bappenas. Bappenas jangan hanya menjadi lembaga yang hanya mengerjakan proyek-proyek jangka pendek.
SGY juga meminta UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional menjadi dasar keputusan-keputusan politik perencanaan pembangunan dan bukan berdasar pada janji-janji politik agar sesuai dengan amanat konstitusi UUD 1945. Pekerjaan utama Bappenas sebagai tangki pemikir (think thank) negara dalam hal yang mendesak adalah menyelesaikan konflik UU yang berlaku saat ini, termasuk menegaskan Sistem Ekonomi Nasional yang bukan kapitalisme dan komunisme.
BACA JUGA: Tuntutan Terhadap Suharso Manoarfa Dinilai Berlebihan
Reporter: Syamsul Mahmuddin














