KEADILAN -Terpilihnya Johanis Tanak sebagai pimpinan KPK menggantikan Lili Pintauli Siregar disambut baik lembaga antirasuah. Demikian disampaikan Kepala Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keteranganya yang diterima KEADILAN, Kamis (29/9).
Disampaikan Fikri, dengan latar belakang sebagai jaksa yang berpengalaman diharapkan, Tanak menjadi penguat dalam upaya pemberantasan korupsi. “Tentunya tidak hanya pada aspek penanganan perkara, namun perspektif dan analisisnya juga akan sangat diperlukan sebagai pertimbangan pengambilan kebijakan lembaga, baik pada strategi pencegahan maupun pendidikan antikorupsi,” sebutnya.
Lebih lanjut, Fikri mengungkapkan pada prinsipnya strategi trisula pemberantasan korupsi KPK, tak bisa diimplementasikan secara parsial. Namun harus terintegrasi dan simultan satu sama lain. Sehingga dapat lebih terstruktur dan terpola dalam mencapai visi lembaga untuk menurunkan tingkat korupsi di Indonesia. “Dengan terpilihnya Johanis Tanak, juga bisa meningkatkan dan menguatkan sinergi antar aparat penegak hukum,” lanjutnya.
Dengan lengkapnya komposisi 5 pimpinan, Fikri menyampaikan KPK akan segera berkonsolidasi kembali dalam langkah-langkah penguatan pemberantasan korupsi. “Diharapkan penanganan perkara menjadi lebih efektif dan efisien, dengan tetap menjunjung prinsip-prinsip keadilan hukum,” pungkasnya.
Reporter : Chairul Zein
Editor : Syamsul Mahmuddin








