KEADILAN – Polda Metro Jaya menangkap 278 orang terkait pengedaran narkotika saat menggelar Operasi Nila Jaya pada 16-30 November 2022. Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan modus baru pengedaran narkotika, yaitu sabu cair (liquid) dengan barang bukti seberat 1,17 liter.
Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa mengatakan, sabu cair yang berhasil diamankan berasal dari jaringan internasional asal Iran. Menurutnya, sabu cair tersebut sangat rawan sebab dapat dicampur dengan kopi maupun liquid rokok elektrik.
“Kalau kopi kan bisa fly langsung, jadi enggak perlu tempat di rumah saja bisa,” ujar Mukti dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (13/12/2022).
Ia menjelaskan, pengungkapan sabu cair ini berawal dari adanya info dari masyarakat. “Ada info, kita cegat di Bandara Soekarno Hatta,” katanya.
Ia juga memaparkan, pelaku pengedar sabu liquid ini belajar dari luar dan memiliki jaringan di Iran. Adapun sabu cair tersebut baru pertama kali dipesan oleh tersangka untuk acara pesta tahun baru.
Sementara terkait peran para tersangka yang terjaring Operasi Nila sendiri dijelaskan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. Ia mengatakan, 278 orang yang ditangkap berasal dari 222 kasus.
“Dari 278 tersangka ini rinciannya, tujuh orang bandar, 259 orang pengedar, dan 79 orang pemakai,” kata Zulpan.
Selain sabu cair, barang bukti yang diamankan dari para tersangka yaittu 13,07 kilogram sabu, 147,22 kilogram ganja, 229,759 butir obat berbahaya, 2,088 butir ekstasi, dan 119,01 gram tembakau sintetis.
Reporter : Charlie Tobing
Editor : Darman Tanjung







