KEADILAN- Dua jam diguyur hujan deras, tiga orang pemuda milenial berselancar dan memancing ikan di Jalan HM Jono, Kecamatan Medan Kota, Senin (12/10) sore.
Aksi ketiga pemuda itu kemudian ramai diperbincangkan di Media sosial (Whatsup) karena videonya langsung mendapat tanggapan dari warganet. Memang, tidak ada yang salah dalam aksi pemuda itu, namun para warganet menyimpulkan bahwa aksi yang dilakukan ketiga pemuda itu menggambarkan kondisi Kota Medan saat ini yang kerap banjir dikala hujan turun.
Dari informasi yang didapat Keadilan.id dilapangan, salah satu dari tiga pemuda itu bernama Ilyas Yasir, Warga Jalan HM Joni, Kecamatan Medan Kota. Dalam video yang berdurasi tiga menit itu dia (Ilyas Yasir) mengatakan, sangat menikmati keadaan itu dan berharap hujan teruslah turun agar dia dan rekannya bisa selalu berselancar dan memancing ikan di Jalan HM Joni, Medan.

“Daripada mencari ombak besar ke laut untuk berselancar, lebih baik berwisata di Kota Medan, Ini destinasi yang diciptakan pemerintah (Kota Medan). Harus dinikmati, hemat biaya dan tak perlu jauh-jauh,”katanya.
Menurut dia, pada saat yang sama dua rekannya juga asik memancing ikan. Salah satu dari dua rekannya itu berhasil mendapat ikan lele. “Lumayan, bisa untuk makan malam. Ini hasil pancingan kami di Jalan HM Joni, mudah-mudahan besok ada lagi hal seperti ini,”ungkapnya.
Sebenarnya, tambah dia, dia bersama dua rekannya yang lain itu tidak mengharap peristiwa itu terjadi lagi. “Siapa sih yang berharap rumahnya selalu direndam banjir? Tidak ada kan? Tetapi, mau ribut, ributnya sama siapa? Mau protes? Protesnya sama siapa? Banjir ini sudah bertahun-tahun seperti ini, tidak ada solusi dari siapapun, tidak ada pejabat yang mau datang kemari melihat dan merasakan langsung seperti yang kami rasakan ini kecuali pada saat kampanye,”terangnya.














