KEADILAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mempercayakan sepenuhnya kepada Mahkamah Konstitusi (MK) terkait keputusan soal gugatan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu sistem proporsional terbuka.
PDIP selama ini taat terhadap apapun aturan main terkait sistem pemilu. Bahkan daftar bakal caleg untuk bertarung di Pemilu 2024 dengan asumsi sistem pemilu terbuka.
Hal itu disampaikan Hasto Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Ruangan konferensi pers Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2023). “Terkait sistem pemilu, ini sudah berjalan,” tegasnya.
Hasto pun menyinggung dan mengingatkan eks Wamenkumham Denny Indrayana, bahwa yang mengubah sistem pemilu dari proporsional tertutup ke terbuka itu terjadi di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Yang merubah, ini untuk pak Indrayana, pak Denny, yang merubah sistem pemilu menjelang pencoblosan itu adalah zaman pak SBY di bulan Desember 2008. Pemilu April. Itu dari tertutup menjadi terbuka,” jelasnya.
Hasto menegaskan, PDIP saat ini taat terhadap aturan main yang ada dimana sistem pemilu yang dilakukan di Pemilu 2024 adalah proporsional terbuka.
“PDIP taat aturan main. Aturan main saat ini bagaimana, pemilu sistem proporsional terbuka, maka kami menetapkan 32.000 bacalon, plus minus, dari seluruh Indonesia dengan sistem proporsional terbuka,” tuturnya.
Hasto mengajak semua pihak untuk percayakan sepenuhnya kepada MK terkait putusan perkara sistem pemilu. “Kita percayakan kepada Mahkamah Konstitusi untuk mengambil suatu keputusan politik yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” bebernya.
“Kalau mau belajar dari pemilu serentak, dulu kan ada pemilu serentak yaitu pilpres dan pileg yang dilakukan bersamaan, itu kan tidak otomatis berlaku. Itu kalau kita analogikan dari pemilu serentak,” sambungnya.
Hasto tak menampik bahwa PDIP mendorong sistem proporsional tertutup. “PDI-P secara ideologis memang mendorong proporsional tertutup tapi kami taat pada aturan main bahwa sekarang ini kami menyusun caleg dengan sistem proporsional terbuka,” tukasnya.
Reporter: Odorikus Holang
Editor: Penerus Bonar
BACA JUGA: Sekjen PDIP Sebut Relawan Ganjar Makin Solid








