KEADILAN – Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih melakukan analisis dan evaluasi penyidikan kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syarul Yasin Limpo.
“Nanti kita pasti akan update perkembangannya. Saat ini tim penyidik masih melakukan anev (analisis dan evaluasi) untuk menentukan langkah tindak lanjut penyidikan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri, Rabu (22/11/2023).
Penyidikan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya bersama Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, sejak Jumat 6 Oktober 2023.
Dalam perkara ini, pimpinan KPK, Firli Bahuri diduga menerima sejumlah uang dari Syahrul untuk meredam penyelidikan yang dilakukan KPK atas dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.
Polda telah melakukan dua kali pemeriksaan terhadap Firli sebagai saksi kasus dugaan pemerasan terhadap SYL. Pemeriksaan pertama dilakukan, pada 24 Oktober 2023 dan pemeriksaan kedua dilakukan, pada Kamis 16 November 2023.
Reporter: Wilibaldus Aldino
Editor: Penerus Bonar











