JYLC 2026 Jadi Wadah Cetak Pemimpin Muda Jakarta

KEADILAN– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat kapasitas generasi muda melalui Jakarta Youth Leadership Camp (JYLC) 2026.

Program tersebut dirancang sebagai wadah bagi anak muda untuk mengasah kepemimpinan, mengembangkan jiwa kewirausahaan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan, JYLC 2026 tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga membuka ruang bagi peserta untuk membangun jejaring dan berkolaborasi.

“Ini merupakan ruang pembelajaran, interaksi, dan kolaborasi yang memperkuat tiga aspek utama, yaitu kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepedulian sosial,” kata Uus dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Menurut Uus, peserta JYLC 2026 diarahkan agar mampu memimpin diri sendiri maupun orang lain. Mereka juga didorong untuk melihat peluang ekonomi serta mengubah pengetahuan dan jaringan yang dimiliki menjadi aksi nyata.

Aksi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus lingkungan.

Uus menilai kesiapan generasi muda menjadi faktor penting dalam proses transformasi Jakarta menuju kota global.

Ia menegaskan, Jakarta membutuhkan anak muda yang mampu beradaptasi dengan perubahan, bekerja secara kolaboratif, melahirkan inovasi, serta memahami pembangunan yang inklusif.

JYLC 2026 merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam pengembangan talenta generasi muda.

Program ini tidak hanya menempatkan peserta sebagai calon penerus, tetapi juga mendorong mereka menjadi pihak yang mampu menciptakan nilai ekonomi dan sosial.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan mengatakan JYLC 2026 membawa tiga pesan utama, yakni “Buka Peluang, Siapkan Talenta, dan Ciptakan Dampak.”

Pesan tersebut menjadi landasan agar generasi muda tidak berhenti pada pengembangan kapasitas pribadi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Generasi muda diharapkan menyadari perannya sebagai penerus bangsa sekaligus calon pemimpin masa depan. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri dengan baik agar mampu mengambil peran sebagai future leader,” tutur Iwan.

Iwan mengatakan, penguatan kepemimpinan generasi muda juga sejalan dengan pengembangan Generasi Baru Indonesia (GenBI) dan sejumlah program Bank Indonesia yang berfokus pada peningkatan kapasitas kepemimpinan.

Melalui JYLC 2026, kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dan Bank Indonesia diarahkan untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya siap menghadapi perubahan, tetapi juga mampu menciptakan dampak bagi perkembangan Jakarta.

Jika ingin, saya juga bisa membuat 3 alternatif judul SEO yang lebih clickbait, sekaligus lead berita yang lebih “menggigit” ala portal berita online.