Pertamax Green 92 Akan Gantikan Pertalite, DPR: Jangan Beratkan Masyarakat

KEADILAN – Komisi VII DPR RI meminta pemerintah menyamakan harga Pertamax Green 92 dengan Pertalite dan tidak memberatkan masyarakat. Hal tersebut dilakukan apabila Pertalite benar akan dihapus dan diganti dengan Green 92. Sebab, pemerintah berdalil penggantinya dinilai lebih ramah lingkungan.

“Saya juga mendengar, konon kabarnya akan ada BBM dengan Ron 91, yakni antara Pertalite yang selama ini ada, Pertalite Ron 90 dengan Pertamax Ron 92, untuk akhirnya nanti menuju standar Pertamax yang ramah lingkungan,” ujar Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto kepada wartawan, Jumat (19/1/2024).

“Tetapi bagi kami tidak hanya bagus dari aspek ramah lingkungan, namun juga yang harus diingat bagaimana affordability atau ketersediaannya yang mudah dijangkau, mudah didapatkan. Serta yang terpenting tidak memberatkan masyarakat, artinya terjangkau untuk daya beli masyarakat,” tambanya.

Sugeng menegaskan, prinsip dasar dalam menetapkan harga BBM tidak memberatkan masyarakat. Kalau memang harus menggunakan subsidi, jangan sampai membebani keuangan Negara. Selain itu, jangan memberatkan korporasi yang mendapat tugas untuk menyalurkan dan menjual BBM tersebut. Dalam hal ini, Pertamina.

“Karena kami, DPR baru saja memasuki masa persidangan, maka hal ini tentu akan kami bahas bersama lagi nanti,” pungkasnya.

Diketahui, Dirut PT Pertamina, (Persero) Nicke Widyawati menjelaskan perihal pergantian Pertalite dengan bahan bakar minyak jenis baru, yakni Pertamax Green 92. Pertamax Green 92 ini merupakan campuran antara Pertalite dengan bioetanol yang merupakan sari-sari berasal dari tumbuhan dengan jumlah kadar yang berbeda-beda.

Pertamax Green 92 dengan mencampur RON 92 dengan 7 persen bioetanol, sementara Pertamax Green 95 mencampur Pertamax dengan 8 persen bioethanol yang lebih ramah lingkungan.

Reporter: Odorikus Holang
Editor: Penerus Bonar

BACA JUGA: Hasil Survei Poltracking: Anies-Muhaimin Salib Ganjar-Mahfud