KEADILAN- Mantan Komisaris Utama PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Ismono Wijayanto mengatakan, dirinya sempat meminta kepada dewan direksi agar mencopot Kepala Divisi Investasi Asabri periode 2012-2019 Ilham Wardhana Siregar.
Ismono beralasan, selama menjabat Kadiv Investasi Asabri, Ilham berulang kali melakukan investasi di suatu tempat tanpa sepengetahuan atau laporan kepada Direktur Asabri dan Dewan Komisaris.
“Padahal, namanya mengelola investasi ini logikanya harus sepengetahuan Direktur Investasi dan Keuangan yakni Pak Hari Setianto,” kata Ismono di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Sayangnya, sebagian direksi termasuk Direktur Investasi dan Keuangan Hari Setianto tidak merespon terkait kemarahannya kepada Ilham.
“Pak Hari (Setianto) waktu itu hanya diam dan direksi juga diam. Tapi beberapa bulan kemudian Ilham dibebaskan tugaskan tapi saya tidak tahu penggantinya siapa. Tetapi saya yakin Ilham masih dikendalikan oleh Dirut (Asabri),” terangnya.
Meski demikian, Ismono tidak mengetahui berapa jumlah nominal yang sudah diinvestasikan kepada Ilham.
Ismono menjelaskan, pada waktu itu dalam rapat direksi ada ribut-ribut masalah investasi, Ilham sempat menyampaikan bahwa investasi sekian miliar tidak harus sepengetahuan Kadiv Keuangan Investasi.
“Nah, ini yang menjadi saya agak marah kepada Ilham supaya Ilham digantikan,” tuturnya.
Padahal, Ismono menganggap bahwa waktu itu kondisi keuangan Asabri masih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sehingga dirinya menilai keuangan Asabri saat itu tidak ada masalah.
“Saya anggap itu tidak ada masalah,” pungkasnya.
Ainul Ghurri












