KEADILAN – Rencana pemekaran daerah di beberapa kabupaten di Provinsi Banten mendapat dukungan dari Airin Rachmi Diany. Bakal Calon Gubernur Banten ini menilai, jika moratorium pemekaran daerah dibuka, pemerintah provinsi perlu membantu penguatan kajian, serta membantu hingga terbentuk daerah otonom baru yang mandiri.
“Saya sepakat, kita mekarkan kabupaten dulu. Kita punya potensi, dan kajiannya sudah ada,” kata Airin, dalam siaran tertulis yang diterima keadilan.id, Selasa (21/05/2024).
Airin mengaku siap mempertajam kajian sejumlah calon daerah pemekaran baru. Kajian itu harus memuat penguatan sisi potensi pendapatan asli daerah hingga kemandirian fiskal.
“Kita harus yakinkan pada pemerintah pusat dan semua bahwa daerah otonom baru nanti tak akan menjadi beban. Justru akan mendorong pembangunan daerah,” tambahnya.
Persetujuan pemekaran daerah atau pembentukan daerah otonom baru, berada di kewenangan pemerintah pusat. Ia mengaku sudah berdiskusi dengan sejumlah tokoh yang sedang memperjuangkan daerah otonom baru.
Sejumlah daerah yang bisa dibentuk, yaitu Kabupaten Cilangkahan, Caringin, Cibaliung, dan beberapa pemekaran Kabupaten Tangerang. “Semua sudah ada kajian. Kajian diperkuat guna meyakinkan kemandirian fiskal,” ujarnya.
Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini merasakan betul perjuangan daerah otonom baru. Sebagai Wali Kota pertama Tangsel, Airin pernah berkantor di kelurahan. Ia merasa harus menguatkan fiskal daerah. Kini, Tangsel menjadi daerah mandiri dan maju secara fiskal.
“Pemekaran daerah ini bermanfaat. Bagaimana daerah otonom baru, seperti saya rasakan di Tangsel bisa memperpendek jalur birokrasi. Kita juga harus meningkatkan daya saing daerah. Ketiga, tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Reporter: Ceppy Febrinika Bachtiar
Editor: Penerus Bonar
BACA JUGA: Bantuan Ponpes-Beasiswa Penghafal Al Qur’an Jadi Program Prioritas Airin













