KEADILAN – Seorang pria yang diduga maling sepeda motor tewas di dalam parit di Jalan Sederhana, Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, dalam kondisi mengenaskan, Senin (29/6). Diduga akibat panik dikejar warga.
Pria yang diperkirakan berusia 45 tahun itu diyakini sejumlah warga sekitar lokasi sedang panik. Lantaran, sejumlah massa mengejarnya dari belakang, lalu menabrak pohon dan kemudian terpental hingga ke dalam parit.
“Saya tidak tau persis dia mencuri motor atau tidak. Tetapi, saat saya lihat tadi memang sedang dikejar-kejar orang banyak sambil berteriak, maling….,” kata Ima, salah satu warga kepada KEADILAN, di lokasi kejadian.
Namun, tambah dia, dari sejumlah warga yang berada di lokasi mengatakan, pria itu bersama seorang temannya berhasil mencuri satu unit sepedamotor jenis Honda Supra X dengan Nomor Polisi (Nopol) BK 5206 AEJ milik warga yang tengah diparkir.
“Mungkin, melihat situasi aman, pelaku kemudian merusak lubang kunci sepedamotor dan membawanya kabur. Sial, aksi pelaku diketahui oleh warga hingga pelaku diteriaki maling dan warga melakukan pengejaran,” ujarnya.
Ramainya warga mengejar sehingga sepedamotor Honda Supra X yang dibawanya kabur itu menabrak pohon hingga pelaku terpental masuk ke dalam parit. Seketika pelaku curanmor itu langsung meregang nyawa di dalam parit. Sementara rekan pelaku berhasil kabur.
Atas peristiwa itu, Polsek Percut Sei Tuan, langsung tiba di lokasi. Selanjutnya barang bukti sepedamotor Honda Supra tersebut dibawa ke kantor polisi.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otniel Siahaan membenarkan kejadian tersebut. “Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,”pungkasnya.
Frans Marbun













