Sita Alphard Tanpa Prosedur, Jessica Iskandar Laporkan Oknum Polri

KEADILAN – Artis Jessica Iskandar melaporkan oknum Ditreskrimum Polda Bali ke Divpropam Mabes Polri terkait dugaan ketidakprofesionalan dan arogansi usai mobil Alphard yang disita dan dipakai oknum polisi tersebut. 

Jessica Iskandar mendatangi bersama sang suami Vincent Verhaag Mabes Polri, Senin (12/9/2022).

Dari pantauan Keadilan.id, Jessica dan Vincent tiba pukul 13.45 WIB didampingi pengacaranya Rolland E Potu dan Marionk Simanjuntak.

“Kita mengadukan ke Divpropam Mabes Polri terkait dugaan ketidakprofesionalan dan dugaan arogansi dari penyidik Direskrimum Polda Bali selaku TS Kanit di Direskrimum Polda Bali,” terang Rolland E Potu di Mabes Polri, Jakarta Selatan. 

Ia menegaskan bahwa oknum polisi tersebut dilaporkan karena ketika melakukan penyitaan mobil milik Jessica Iskandar tak sesuai dengan prosedur sehingga kliennya tersebut merasa ada yang janggal dan tak adil.  Diketahui nama terlapor ialah Christoper Steffanus Budiono.

Dijelaskan Rolland bahwa laporan ini berawal ketika oknum tersebut mendatangi kekediaman milik Jessica di Bali.

“Penyidik Ditreskrimum Polda Bali mendatangi Kediaman klien kami Villa Jedar di Denpasar Bali, dengan meminta Toyota Alphard B73DAR milik klien kami, meminta untuk diamankan bahasanya,” jelas Rolland.

Dirinya menilai seharusnya harus ada langkah-langkah sesuai prosedur dalam mengambil barang bukti.

“Harusnya mengambil barang bukti itu didahului oleh printsita juga dan itu dilakukan rangkaian penyidikan bukan penyelidikan, tapi di sini hanya berdasarkan surat perintah lidik,” kata Rolland.

Pihak Jedar sangat menyesalkan hal yang telah dilakukan oknum Ditreskrimum Polda Bali tersebut.

“Dan yang perlu kami sesalkan harusnya klien kami selaku pemilik harusnya konfirmasi dulu, diizinkan izin pakai mobil tersebut, karena ngambil mobil itu pun ada di pekarangan klien kami,” ujar Rolland. 

Jessica menyampaikan harapannya agar pihak polisi dapat berlaku adil dan dirinya selaku korban mendapat keadilan.

“Saya juga berharap suara hati saya bisa didengar oleh pak Kapolri agar untuk orang seperti saya supaya bisa mendapatkan keadilan,” tutur ibu dua anak ini.

Reporter: Lili Handayani
Editor: Syamsul Mahmuddin

Posting Terkait

Jangan Lewatkan