KEADILAN – Kotamadya Terrasse-vaudreuil mendunia setelah Greenpeace mengunggahnya di akun medsos sebagai kota pertama di Kanada yang mendeklarasikan pohon sebagai makhluk hidup yang mempunyai hak hukum melalui resolusi dewan kota, pada Juni 2026. Terrasse-vaudreuil merupakan salah satu kotamadya di Provinsi Quebec, Kanada.
Hingga tulisan ini diturunkan, unggahan Greenpeace tersebut telah mendapatkan lebih dari 2.000 likes. Banyak yang memberi komentar agar hal ini diikuti oleh kota- kota atau negara lain di seluruh dunia.
Dinyatakan oleh Greenpeace bahwa keputusan baik tersebut sesungguhnya bukan hal baru bagi suku-suku asli yang sudah sangat menghargai pohon sebagai makhluk hidup sejak ribuan tahun lalu.
Keputusan kotamadya Terrasse-vaudreuil terinspirasi Deklarasi Universal Hak-Hak Pohon dan hasil berbagai penelitian bahwa pohon dapat merasakan lingkungan sekitarnya, berkomunikasi secara aktif antar sesama pohon, berbagi sumber daya serta mampu menggunakan pertahanan kimiawi terhadap tekanan atau gangguan lingkungannya.
Deklarasi Universal Hak-Hak Pohon dicetuskan di Perancis oleh para pakar hukum dan ekologi tahun 2018-2019. Poin penting sebagaimana dilansir New York Times adalah bahwa pohon adalah makhluk hidup, kehidupan di bumi sangat bergantung pada pohon, dan manusia harus bisa hidup berdampingan dengan pohon dalam semangat “persaudaraan dan solidaritas”.

Pengakuan bahwa pohon adalah makhluk hidup yang dapat saling berkomunikasi dan mendukung keberadaan rekan sesama pohon, tidak mengada-ada. Salah satu ahli ekologi University of British Columbia di Kanada Suzanne Simard menyatakan bahwa pohon yang kekurangan energi akan meminta bantuan kepada pohon lain yang mempunyai energi melalui jejaring komunikasi mycorrhizosphere yaitu sistem komunikasi pepohonan hasil hubungan saling menguntungkan antara jamur Mycorrizhae dengan pohon.
Jamur jenis ini memang diizinkan oleh para pohon tersebut untuk tinggal dan hidup di dalam akar mereka di dalam tanah yang kemudian menjadi semacam kabel jaringan komunikasi internet bagi para pohon. Pohon yang lebih kuat dengan energi yang lebih besar selanjutnya menolong pohon yang berkekurangan dengan membagi energi mereka.
Ada banyak peneliti lain yang memberikan bukti bahwa pohon adalah makhluk hidup yang mempunyai kecerdasan tanaman, mampu berkomunikasi dan saling membantu untuk mempertahankan hidup. Ada bahkan penelitian yang menyatakan bahwa pohon bisa mengeluarkan suara ultrasonik dalam berkomunikasi yang tidak dapat didengar oleh telinga manusia.
Berdasarkan hasil-hasil penelitian dan Deklarasi Universal Hak-Hak Pohon, tidak mengherankan bila Pemerintah Kota Terrasse-vaudreuil yang terletak di sebelah barat Montreal, Kanada, akan secara aktif meninjau peraturan daerahnya terkait dengan tumbuhan. Yakni, mencegah penebangan yang tidak perlu, penanaman pohon baru, dan mengakui peran pohon sebagai sekutu manusia yang sangat penting dalam memerangi hawa panas kota akibat perubahan iklim, serta mendukung keanekaragaman hayati dan keberlangsungan ekosistem serta kehidupan masyarakat.
BACA JUGA: “Suanggi: Ilmu Kutukan”, Film Horor Segera Hadir di Bioskop Indonesia








