KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto tetap mendukung untuk Kejaksaan Agung (Kejagung) dibawah komando Jaksa Agung ST Burhanuddin memulihkan kerugian negara dari jarahan oligarki di sektor kehutanan. Hal itu terlihat dari rencana kehadiran Presiden dalam acara penyerahan uang hasil pemulihan kerugian negara sekitar Rp13,2 triliun di Kejagung, Jakarta Selasa (06/10/2026).
Kehadiran Presiden terkonfirmasi dari undangan kepada awak media yang disampaikan Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Anang Supriatna untuk mengikuti kegiatan Presiden di Kejagung.
Berdasarkan pengamatan keadilan.id, persiapan menunggu Presiden Prabowo hari Selasa siang sudah selesai. Tenda acara sampai pengamanan sudah dilakukan sejak pagi. Beberapa ruangan sudah disterilkan sejak jam 11.00 WIB.
Sejumlah Paspampres pun sudah banyak bersiap di Kejagung sejak jam 12.00 WIB. Sementara pasukan TNI dan personil Polri tampak terlihat memberikan dukungan pengamanan di luar Kejagung.
Lokasi pusat acara penyerahan uang hasil sitaan Kejagung ada di Gedung Bundar sekaligus Kantor Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus). Tenda utama yang menjadi tempat Prabowo menyaksikan penyerahan uang kepada Menteri Keuangan sudah siap dan mulai steril.
Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung sampai jam 14.49 WIB kepada awak media menyebut Presiden Prabowo Subianto akan tiba jam 16.30 WIB. “Presiden datang setelah acara Timnas yang baru saja memenangkan Piala FIFA Asean,” ujar sumber keadilan.id.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto ke Kejagung untuk menyaksikan penyerahan uang kepada Menteri Keuangan pada Hari Selasa 6 Oktober 2026 ini adalah untuk kelima kalinya dalam setahun ini. Empat kegiatan lainnya terjadi sejak akhir 2025 sampai medio 2026.
Dalam empat kali kehadiran Presiden sebelumnya, Prabowo menyaksikan total penyerahan uang kepada Menteri Keuangan RI lebih dari Rp40 triliun. Presiden pun sangat mengapresiasi kinerja Kejagung yang dipimpin ST Burhanuddin.













