KEADILAN- Arjun (27), satu dari tiga kawanan perampok Komisioner Panwascam Medan-Belawan ditembak polisi, setelah terjadi adu ‘gulat’ saat dilakukan penangkapan, Senin (13/7).
Baca juga; Begal Marak di Medan, 1 Mati Ditembak
Warga Jalan Selebes, Gang 15 Paluh, Kelurahan Belawan ll, Kecamatan Medan Belawan ini terpaksa ditembak pada bagian kaki kirinya karena melawan saat hendak ditangkap. Bahkan, beberapa jam sebelum ditangkap, tersangka sempat berlari dan melompat ke dalam truk yang melintas dari Jalan Kim menuju Jalan Tol.
Namun, polisi yang tak mau kehilangan buruannya melakukan pengejaran dan berusaha menghentikan truk tersebut. Lagi-lagi, tersangka berusaha melarikan diri dan kembali melompat dari truk dan berlari menuju semak-semak.
Polisi yang terus mengejarnya, akhirnya berhasil menangkap dan menghentikan langkah pelaku. Tetapi, meski sempat terhenti, pelaku kemudian berusaha melepaskan diri dari cengkeraman polisi. Akhirnya sempat terjadi adu ‘gulat’ antara polisi dengan pelaku.
Beruntung, polisi berhasil menembak kaki tersangka setelah lepas dari ‘cengkeraman’ dan kabur. Setelah tersungkur, polisi lalu membawa tersangka ke RS Angkatan Laut Belawan untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Belawan Kompol D.J Naibaho membenarkan kejadian tersebut.
“Iya, tersangka saat ini sedang menjalani perawatan medis di RS Angkatan Laut. Setelah kakinya sembuh, tersangka akan diperiksa secara maraton di Mapolsek Belawan,” katanya.
Dia menjelaskan, tersangka merupakan residivis pencurian dengan kekerasan. Tersangka juga salah satu narapidana (Napi) asimilasi, bulan April lalu dalam kasus yang sama.
“Ya, tersangka ini sangat sadis. Dia juga napi asimilasi dan sekarang terulang lagi, makanya kita tembak dengan tembakan terukur,” terangnya.
Frans Marbun














