Keadilan

KEADILAN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyatakan berkas perkara mantan Ketua KPK Firli Bahuri yang diserahkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya belum lengkap. Berkas tersebut telah dikembalikan kepada penyidik disertai petunjuk untuk penyempurnaan hasil penyidikan.

Terkait pemberkasan yang dinilai masih belum lengkap, pihak penyidik Polda Metro Jaya akan segera melengkapi sesuai dengan petunjuk jaksa. “Penyidik sesegera mungkin melengkapi petunjuk hasil koordinasi dengan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam penanganan perkara a quo,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Minggu (4/2/2024).

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah melimpahkan berkas perkara setelah dilakukan pemenuhan petunjuk P19 dari Kejati DKI Jakarta terkait penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi tersangka Firli Bahuri.

Namun berkas perkara Firli Bahuri dikembalikan lagi untuk kedua kalinya oleh pihak Kejati DKI. “Tim penuntut umum berpendapat hasil penyidikan belum lengkap,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Syahron Hasibuan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/2/2024).

Dijelaskan, hasil penyidikan berkas perkara Firli Bahuri telah dilakukan penelitian berkas perkara sesuai pasal 110 dan pasal 138 (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Kata Syahron, berkas perkara tersangka Firli Bahuri telah dikembalikan kepada penyidik Polda Metro Jaya disertai petunjuk untuk penyempurnaan hasil penyidikan pada Jumat lalu.

Reporter: Penerus Bonar

BACA JUGA: Bus Parwisata Kecelakaan di Tol Ngawi-Solo, Tiga Penumpang Tewas

Tagged: , , , , ,