KEADILAN – Presiden Joko Widodo menghimbau Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk segera menyiapkan regulasi soal investasi data center yang ingin masuk ke Indonesia. “Kita juga harus memastikan investasi data center di Indonesia memberikan nilai tambah baik dalam pelatihan digital talent, pengembangan pusat riset, kerja sama dengan pemain-pemain nasional maupun dalam sharing pengetahuan dan teknologi,” kata Jokowi pada Jumat (28/02/2020).
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, mengatakan aturan tersebut akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen). Menurut Johnny, aturan main terkait penyelenggaraan data center sejatinya sudah dibicarakan sejak akhir Januari 2020 lalu. Meski demikian, Johnny mengaku sampai sekarang regulasi yang dirancang belum rampung.
Johnny menyebut, aturan terkait data center sejatinya sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 (PP71) tentang Penyelenggaraan Sistem Transaksi Elektronik (PSTE). Namun, Johnny mengatakan aturan yang tercantum dalam PP 71 belum mengatur hal-hal teknis yang dibutuhkan.
“Peraturan Menteri kan sifatnya lebih teknis dan detail. Nah kami sedang menyiapkan Peraturan Menteri itu. Karena kalau dari UU ITE, peraturan yang terkait Permen itu setidaknya ada 23 pasal,” kata Johnny di Kantor Kementerian Kominfo, Jumat (28/2/2020).
Politisi Partai Nasdem ini menyanggupi regulasi tersebut akan rampung dalam waktu satu minggu. Ia juga mengatakan harus ada sosialisasi terkait Permen tersebut. “Dalam seminggu itu ya selesailah, karena sebetulnya sudah mau selesai Permen yang 23 pasal itu. Ada tenggat waktu, tapi dalam satu minggu mudah mudahan draft final sudah selesai,” kata Johnny.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo bertemu dengan CEO Microsoft, Satya Nadella, pada acara Indonesia Digital Economy Summit 2020 pada Kamis, 27 Februari 2020. Microsoft adalah perusahaan global yang juga bergerak dalam pengembangan pusat data. Nilai investasi data center Microsoft itu disebut mencapai 1 miliar dollar AS
Selain Microsoft, Amazon Web Services, Inc. (AWS) juga telah mengumumkan akan membuka data center region di Indonesia pada akhir 2021 atau awal 2022. Dua raksasa teknologi dunia, Google dan Facebook, juga dikatakan Menkominfo Johnny Plate akan membangun data center di Indonesia. Meski tidak menjelaskan kapan targetnya, dan di mana akan dibangun.











