PDP yang Meninggal di Medan Positif Corona

KEADILAN – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik nyatakan satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) 01 suspect Covid-19 dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. PDP tersebut meninggal dunia pada Selasa (17/3/2020) malam.

Akun resmi RSUP Haji Adam Malik menyebutkan, jika rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI itu total PDP yang ditangani berjumlah 10 orang dan diisolasi. Tiga pasien dinyatakan negatif dan satu PDP dinyatakan positif dalam keadaan meninggal dunia. Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy membenarkan pasien yang meninggal tersebut positif corona. “Iya benar,” ungkapnya.

Sedangkan informasi yang dihimpun menyebutkan, jika orang berstatus PDP tersebut memiliki riwayat dari luar negeri. PDP berjenis kelamin pria itu disebut memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, tepatnya Jerusalem dan singgah ke Italia sebelum akhirnya pulang ke Indonesia tanggal 1 Maret 2002.

Sebelum diisolasi dan menjalani perawatan di RSUP Haji Adam Malik, pasien berusia 49 tahun itu kembali ke Sumut dengan gejala virus Covid-19, hingga diisolasi dan menjalani perawatan disana. Disebut pula jika PDP tersebut merupakan dokter spesialis paru-paru. Mengenai hal ini, Rosario enggan menjawabnya.

Pernyataan resmi ditemukannya kasus Covid-19 ini melalui keterangan resmi Jurubicara (Jubir) penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, yang menyebutkan ada temuan kasus baru di delapan provinsi periode 17 Maret 2020 pukul 12.00 hingga 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB.

Yuri mengurai di Banten ada empat kasus baru yang positif, lalu Yogyakarta tambahan satu lagi kasus positif. “DKI ditemukan lagi 30 kasus positif, Jawa Barat kita temukan 12 kasus positif, Jawa Tengah dua kasus positif, Sumatera Utara satu kasus positif, Lampung satu kasus positif, Riau satu kasus positif dan Kalimantan Timur satu kasus positif,” jelasnya, Rabu (18/3/2020).

Yuri mengatakan kemudian dari proses penyelidikan epidemiologi yang dilakukan dan kemandirian yang bersangkutan bukan pasien rumah sakit, ditemukan dua lagi kasus positif. Sehingga hingga Rabu pukul 12.00 WIB, ada penambahan 55 kasus positif. Dari jumlah itu, 19 diantaranya meninggal. “Sehingga total keseluruhan hingga pukul 12.00 WIB ada 227 kasus positif,” jelasnya.

Haris Iskandar

Posting Terkait

Jangan Lewatkan