Keadilan
Keadilan

KEADILAN – Serangan Israel terhadap ke Palestina di Gaza dalam waktu enam hari sudah setara dengan serangan Amerika Serikat terhadap Afghanistan pada 7 Oktober 2001 silam.

Hal tersebut diutarakan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/11/2023).

“Dalam kurun waktu 6 hari pertama saja, militer Israel mengeklaim telah menjatuhkan 6.000 bom seberat 4 ribu ton. Dan sebagai perbandingan, Amerika Serikat menjatuhkan jumlah yang hampir setara di Afghanistan dalam waktu 1 tahun,” kata Retno.

Selain serangan militer yang Israel lakukan sejak 9 Oktober 2023 kata Retno, Israel juga mulai memblokade total dan membatasi masuknya listrik, makanan, serta bahan bakar ke Gaza. Saat ini Gaza tengah mengalami bencana kemanusiaan imbas serangan Israel.

Kemudian pada 23 November 2023 kata Retno, kantor berita pemerintah Palestina mencatat lebih dari 14.800 korban jiwa, di mana 10 ribu (68 persen) korban jiwanya merupakan anak-anak dan perempuan.

Jumlah korban luka mencapai 36.000 orang, yang mana sebagian besar korban luka juga merupakan anak-anak dan perempuan. Sedangkan tingkat kerusakan infrastruktur juga sangat masif dan memprihatinkan. Secara total sekitar 60 persen perumahan di jalur Gaza tidak dapat ditinggali.

“UNRWA mencatat hampir 1,7 juta orang atau 80 persen populasi di Gaza dinyatakan mengungsi dari rumahnya. Menurut UNRWA, Ini adalah jumlah displacement warga Palestina dengan skala terbesar sejak 1948,” tukasnya.

Reporter: Odorikus Holang
Editor : Penerus Bonar

Tagged: , , , , ,