Mengangkat Kembali Pemikiran Pluralisme Pendiri Kota Medan Melalui Pendidikan

KEADILAN – Perwakilan keturunan Guru Patimpus, Sidarta Sembiring Pelawi ingin ajaran moyang mereka diturunkan kepada generasi muda. Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara Peluncuran Buku Bunga Rampai Guru Pa Timpus di Hotel Danau Toba, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (22/10/2022).

“Tahun 2019, saya terpanggil menjadi calon Walikota Medan. Saat itu kami melakukan survei, ingin tahu berapa persen yang tahu siapa pendiri Kota Medan. Hasilnya hanya 23% yang tahu,” ujar Sidarta saat menyampaikan kata sambutan.

Dengan diluncurkan Buku Bunga Rampai Guru Patimpus ini, kata Sidarta, ia ingin sejarah Guru Patimpus dimasukan ke dalam kurikulum pendidikan.

Selain itu, dirinya juga mendukung penuh kegiatan Pemugaran Makam dan pembangunan Masjid Guru Patimpus.

Hal serupa disampaikan oleh Ketua DPRD Medan Hasyim. Ia menyambut baik sekaligus mendukung rangkaian kegiatan yang diperkasai oleh empat garis keturunan Guru Patimpus dan gotong-royong masyarakat.

Hasyim bercerita, ia sempat melakukan peninjauan makam Guru Patimpus di Deli Serdang, Sumatera Utara. Dirinya mengatakan bahwa makam tersebut dalam kondisi yang memprihatinkan.

Untuk menghormati jasa Guru Patimpus, maka makamnya perlu pemugaran. “Seperti tidak diperhatikan. Sangat tidak layak sebagai makam pendiri Kota Medan. Pemugaran itu, saya kita perlu kita dukung,” ujar Hasyim.

Mengangkat Kembali Pemikiran Pluralisme Pendiri Kota Medan Melalui Pendidikan 2

Dirinya juga berharap, Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang ikut memberikan perhatian. Sebab, nantinya makam tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata.

Selain itu, DPRD Medan juga mendukung kisah Guru Patimpus agar dimasukan sebagai kurikulum di SD dan SMP

Guru Patimpus sendiri merupakan pendiri Kota Medan. Selain dikenal dengan kebaikan dan kehebatannya menyembuhkan orang sakit, Guru Patimpus juga dikenal sebagai sosok yang pluralis.

Reporter : Charlie Tobing

Editor : Darman Tanjung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan