Keadilan

KEADILAN– Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta terkait kasus dugaan korupsi yang menjeratnya.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menuntaskan berkas dakwaan SYL.

“Hari ini, tim penyidik menyerahkan para tersangka dan barang bukti kepada tim jaksa KPK untuk perkara dugaan korupsi,” kata Ali dalam keterangannya, Rabu (7/2/2024).

Nantinya, jaksa KPK akan pelimpahan berkas dakwaan ke pengadilan dalam waktu 14 hari. Namun berkas dakwaan tersebut terkait perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi.

“Adapun perkara TPPU (tindak pidana pencucian uang)-nya masih terus dilakukan pendalaman dan penyelesaian berkas perkaranya,” tutur Ali.

Diketahui, KPK telah menetapkan mantan Mentan SYL, Sekjen Kementan nonaktif Kasdi Subagyono, dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan nonaktif Muhammad Hatta sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan pemerasan dan gratifikasi.

Ketiganya, diduga memeras ASN di Kementan. Duit setoran itu diberikan ewat Kasdi dan Hatta. Jumlahnya 4.000-10.000 dolar AS per bulan. KPK menduga SYL, Kasdi, dan Hatta telah menikmati Rp13,9 miliar.

Selain itu, SYL dijerat dengan pasal dugaan TPPU. Dia diduga menggunakan uang setoran ASN Kementan itu untuk membayar cicilan Alphard, perawatan wajah, hingga umrah.

Reporter: Ainul Ghurri
Editor Darman Tanjung

Tagged: , , ,