KEADILAN – Latihan Gabungan (Latgab) TNI baik Angkatan Darat, Laut dan Udara tahun ini siap digelar di bawah Kogabwilhan III yang akan menggunakan salah satu wilayah Komando Daerah Wilayah (Klodam) XVIII/Kasuari. Kesiapan mendukung Latgab ini diungkapkan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema.
Asisten Operasi (Asops) Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Aswin Kartawijaya, dalam keterangan persnya mengatakan, tahapan pertama Latgab ini mulai dilaksanakan diawali dengan menerima rombongan Kodiklat TNI, pada Sabtu (27/5/2023) lalu, di Makodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat.
Kedatangan rombongan dari Kodiklat TNI yang dipimpin langsung Brigjen TNI Khairul Anwar, selaku Direktur Latihan Kodiklat TNI disambut Pangdam, Kasdam, Irdam dan para Staf Ahli Pangdam serta para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari di ruang Yudha dilanjutkan dengan briefing awal dalam rangka peninjauan terhadap medan yang akan digunakan dalam Latgab.
“Peninjauan daerah latihan yang dilaksanakan selama dua hari lamanya, sejak 28 sampai dengan 29 Mei 2023 ini bertempat di daerah Manokwari Selatan. Peninjauan daerah Latgab ini, merupakan salah satu pertimbangan kapan dilakukan latihan gabungan tersebut, namun dari segi kesiapan dari semua angkatan dan untuk personel yang dilibatkan sampai dengan saat ini masih pada proses perumusan yang tentunya melibatkan banyak personel baik itu Angkatan Darat, Laut maupun Udara,” jelasnya.

Menurutnya, daerah Manokwari Selatan dipilih sebagai daerah Latgab, tentu dinilai strategis dan mempunyai areal yang cukup untuk mendukung dalam proses Latgab tersebut. “Selain itu daerah tersebut dinilai terdapat medan latihan yang sesuai dengan materi latihan yang akan dimainkan, juga memiliki nilai karakteristik daerah operasi yang akan dilaksanakan”.
“Tujuan dari Latgab ini adalah meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan para prajurit sehingga apabila para prajurit dan seluruh sistemnya diperlukan dalam melaksanakan operasi, semuanya sudah siap. Latihan Gabungan TNI ini akan memberikan gambaran sejauh mana kekuatan, kemampuan, dan kesiagaan operasi TNI untuk menghadapi setiap ancaman yang akan mengganggu kedaulatan NKRI,” kata Asops.
Dengan Latgab ini diharapkan mampu memberikan keyakinan pada masyarakat, bahwa pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dapat terus berlanjut dan berkesinambungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selain itu, sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah juga dapat dikolaborasikan dengan baik guna mendukung terciptanya keamanan dan kedamaian di tanah Papua Barat dan Papua Barat Daya serta Papua secara keseluruhan,” demikian Asops Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Aswin Kartawijaya.
Reporter: Penerus Bonar














