KEADILAN-Program vaksinasi virus corona di Indonesia dimulai pada Rabu, (13/1/2021). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta semua pihak menyukseskan program vaksinasi nasional. Namun kata Sigit harus diiringi dengan konsistensi penegakkan protokol kesehatan.
“Saat ini Indonesia telah memiliki sebaganyak 19,5 juta vaksin yang telah didistribusikan ke dinas-dinas kesehatan provinsi. Saya perintahkan kepada seluruh jajaran polri untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan,” kata Sigit di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya, Kamis (11/2/2021).
Lanjut Sigit, vaksinasi yang diberikan sepanjang tahun ini tentunya membutuhkan tenaga kesehatan sebagai vaksinator. Polri sendiri kata Sigit telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan. Sementara itu 900 orang telah dilatih sebagai vaksinator
oleh Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes). “Dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa,” katanya.
Selain itu Polri juga kata Sigit siapkan 40.336 personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) di seluruh daerah untuk bertindak sebagai tracer. Hal tersebut kata Sigit sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.
“Saya sampaikan kepada seluruh jajaran polri agar terus bersinergi dengan seluruh jajaran TNI yang ada di lapangan serta seluruh tenaga kesehatan,” tukasnya.
Odorikus Holang













