KEADILAN – Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santosa mengatakan, profesionalisme merupakan kunci suksesnya pelaksaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) anggota Polri. Hal tersebut ia lontarkan menanggapi adanya rasa kurang percaya diri di internal Polri semenjak diberlakukannya tilang manual.
Menurut Sugeng, Polantas yang sudah dididik dan mendapatkan pelatihan khsus lantas tidak perlu ragu untuk melaksanakan tilang manual terhadap beberapa jenis pelanggaran.
“Copot dan plat nomor palsu, balap liar serta knalpot blong, laksanakan dengan tegas tetapi sopan,” ujar Sugeng dalam keterangannya, Selasa (20/12/2022).
Ia memaparkan, kekhawatiran adanya komplain masyarakat, fitnah dengan memviralkan video yang mengakibatkan ketidakpercayaan diri polantas, tidak perlu terjadi bila petugas benar.
“Karena itu petugas lantas minimal harus bekerja dalam tim 2 orang. Agar ada anggota juga yang memvideokan sebagi counter bila ada penyesatan informasi melalui media sosial yang menuduh petugas menyalahgunakan kewenangan” imbuhnya.
Sebelumnya diketahui, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan mengatakan adanya fenomena kurang percaya diri di internal Polri untuk terjun ke lapangan. Hal tersebut ia ungkapkan dalam rapat anev kebijakan larangan tilang manual.
“Banyak fenomena yang terlihat, di internal Polri ada yang kurang percaya diri, ada yang tidak berani turun ke lapangan. Ini karena kurangnya memahami, sesungguhnya penegakan hukum tidak hanya tilang, ada patroli dan gatur,” kata Aan di Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2022).
Reporter: Charlie Tobing
Editor: Darman Tanjung








