KEADILAN- Pasca aksi koboi oknum anggota Reskrim Polsek Kalideres, Cafe RM yang terletak di Jl. Outer Ring Road, RT. 04/06, Kel. Cengkareng Timur Kec. Cengkareng Jakarta Barat dipasang garis polisi (police line).
Pantauan Keadilan di lokasi kejadian, pada Kamis (25/2/2021) sore, terlihat dua anggota polisi berjaga tanpa senjata. Keduanya terlihat duduk sembari ngobrol santai. Sementara pintu masuk cafe juga sudah tertutup rapat dan digembok.
Seorang warga yang sehari-hari mengais rejeki di depan Cafe itu menyayangkan kejadian nahas tersebut. Ia mengaku selama ini cafe tersebut tidak pernah mengalami aksi anarkis yang berbuntut maut.
“Selama ini di sini aman-aman saja. Tak ada kejadian seperti ini. Saya pernah antar cewe-cewe yang kerja di sini selama mereka tidak bawa motor sendiri,” ujar warga yang berprofesi sebagai tukang ojek itu yang tak mau dimediakan namanya kepada Keadilan di lokasi.
Awal masa pandemi covid-19 kata dia, cafe tersebut sempat ditutup sebab pemerintah propinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Hampir 6 bulan tutup kalau tidak salah. Setelah itu tetap buka. Setiap hari buka. Masuk satu-satu dan pulang juga satu-satu,” katanya.

Sementara purel atau yang biasa disebut juga lady/ladies escort atau ladies companion (LC) yang menemani tamu-tamu cafe selalu datang ke lokasi pada pukul 19.00 WIB setiap hari. “Jam 19.00 WIB udah datang cewe-cewe ke sini. Buka Cafe jam 20.00 WIB,” katanya.
Pirel tersebut datang dari berbagai lokasi. Dia menyebut dari Taman Kota, Poris, Menceng dan Pinggir Rawa, Jakarta Barat.
“Mereka tinggal di beberapa tempat itu. Saya pernah ngantar. Tapi selama mereka bawa motor engga bawa lagi. Mereka engga mau ojek lagi,” jelasnya.
Diketahui ada tiga korban meninggal dalam kasus penembakan di Cafe tersebut. Korbannya yakni Pratu Martinus Krado Rizky Sinurat yang merupakan anggota Kawal Denma Kostrad TNI AD, Feri Saut Simanjuntak selaku pelayan cafe, Manik selaku kasir cafe. Sedangkan seorang terluka adalah Hutapea selaku manajer Cafe.
Odorikus Holang













