KEADILAN – Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Agus Subiyanto, meminta vendor diawasi dalam pelaksanaan kontrak. Hal itu diungkapkan saat menghadiri acara penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa secara kolektif di Wisma A, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2024).
Dalam sambutannya Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan bahwa penandatanganan kontrak bersama ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa. Tujuannya, mempercepat daya serap anggaran dan mencegah terjadinya kegiatan lintas tahun.
Penandatanganan kontrak barang dan jasa tersebut terdiri atas 73 paket perjanjian dan 4 perjanjian kerjasama meliputi kerjasama penggunaan bahan bakar minyak dan pelumas, telepon dan internet serta sewa transponden.
Lebih lanjut Panglima TNI, menggaris bawahi agar para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia barang dan jasa dapat melaksanakan kontraknya dengan sebaik-baiknya.
“Para penyedia hendaknya mengutamakan kualitas barang dan jasa dan ketepatan waktu serah terima hasil pekerjaan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati bersama,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Di akhir penyampaiannya, Panglima TNI menekankan untuk PPK dan penyedia agar selalu menggunakan aplikasi e-catalog dan e-purchasing dalam pengadaan barang dan jasa, serta maksimalkan penggunaan produk-produk dalam negeri.
“Pejabat wasgiat dan dalgiat dapat meningkatkan peran sesuai fungsinya masing-masing. Irjen TNI sebagai aparat pengawas intern pemerintahan agar membantu pengawasan secara umum. Irjen TNI harus mengawasi setiap vendor. Jangan sampai ada penyelewengan,” pungkas Panglima TNI.
Penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa secara kolektif ini dilaksanakan secara tatap muka dan daring. Diantaranya diikuti Irjen TNI, Dankodiklat TNI, Koorsahli Panglima TNI, Dirjen Renhan Kemhan, serta para Asisten Panglima TNI, para Kabalakpus TNI.
Kemudian, Direktur Pelaksana Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kemenku dan Kepala KPPN Jakarta 1. Ikut hadir, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina, VP Industrial & Marine Fuel Bussines PT Pertamina, EVP Divisi Government Service PT Telkom Indonesia, Direktur Komersial PT Telkomsat serta para mitra penyedia barang dan jasa UO Mabes TNI.
Reporter: Penerus Bonar
BACA JUGA: Usut Kejahatan Korporasi Duta Palma, Jaksa Periksa Pejabat Kementerian ATR/BPN












