KEADILAN– Aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR mendesak DPR RI menggunakan hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Massa aksi tidak mengendurkan semangatnya menyuarakan keprihatinnya atas Pemilu 2024. Massa telah membawa poster yang bertuliskan penolakan hasil Pemilu 2024. Selain itu, nampak juga poster menolak kenaikan harga pangan yang belakangan ini kian meroket.
“Hak angket yes, pemilu curang no!” tulis poster itu. Ada juga poster yang bertuliskan “Gerakan Rakyat Tolak Pemilu Curang”.
Menariknya, ada juga poster besar yang bertuliskan “Presiden Jokowi Sumber dari Segala Masalah di Indonesia”

Anggota Petisi 100 Marwan Batubara menyebutkan, Presiden Jokowi biang masalah dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia. Ia juga menyebutkan bahwa Jokowi adalah biang dari kecurangan Pemilu dan Pilpres 2024.
“Biang masalah dalam berbangsa ada di pimpinan negara ini. Jadi untuk menghilangkan sumber kecurangan itu harus sampai ke ujung yaitu Jokowi,” teriak Marwan Batubara dalam orasinya.
Meskipun Fraksi PKS, PDIP, dan PKB mendukung adanya hak angket, ia berharap kepada partai lain untuk mendukung hak angket. Sehingga tuntutan pansus hak angket dapat terwujud.
“Kita berharap, dua hari ke depan bisa mendapatkan komitmen dari partai lain Nasdem dan PPP untuk mewujudkan hak angket,” tuturnya.
Marwan menyebut akan melakukan aksi yang lebih besar jika hak angket tidak terpenuhi. Ia mengaku mendapatkan informasi bahwa dari pihak DPR untuk tetap mendukung dan kompak dalam melakukan demonstrasi.
“Kita perlu hadir lagi di sini hari Jumat dengan masa yang lebih besar. Dua atau tiga hari untuk mewujudkan hak angket. Nanti mudah-mudahan DPR membentuk pansus angket,” pungkasnya.
Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung








