KEADILAN – Pasangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dipastikan tidak akan menggunakan strategi menyerang dalam debat perdana capres dan cawapres yang digelar pada Selasa (12/12/2023).
Hal tersebut diutarakan Wakil Ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (8/13/2023). “Kami pastikan tidak akan memakai strategi menyerang paslon lain saat debat capres dan cawapres pertama,” tegasnya.
Pasalnya kata Habiburokhman, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD adalah putra terbaik bangsa.
“Idealisme mereka dan hati mereka pasti sama dengan paslon kami, yakni merah putih sejati dan ingin melakukan hal-hal yang terbaik untuk bangsa dan negara kita,” tegasnya.
Prabowo-Gibran kata Habiburokhman, sudah siap dengan tema debat soal hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemberantasan korupsi dan penguatan demokrasi.
“Paslon kami sudah tidak sabar untuk menyampaikan visi, misi, program serta gagasan gagasan terkait tema tersebut di atas. Secara umum, kami yakin bahwa negara yang besar, disegani, dihormati bangsa bangsa lain adalah negara yang mampu mensejahterakan rakyatnya. Di mana hukum dan Ham serta demokrasi ditegakkan dan korupsi dibrantas secara maksimal,” tambanya.
Khusus penegakkan hukum kata Habiburokhman, pihaknya ingin melanjutkan dan menyempurnakan reformasi bidang hukum pidana. Dalam hal ini, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
“Di bidang pemberantasan korupsi kami akan memaksimalkan sinergi tas edukasi, pencegahan dan penindakan korupsi. Khusus untuk penanganan Penyalahgunaan narkoba, kami akan memperkenalkan program pendekatan rehabilitatif terhadap penyalahgunaan narkoba,” tukasnya.
Reporter: Odorikus Holang
Editor: Penerus Bonar
BACA JUGA: Ganjar-Mahfud Optimis Menang 54 Persen











