Hari Kepedulian Burung Hantu Internasional

KEADILAN – Hari Peduli Burung Hantu Internasional setiap tanggal 4 Agustus baru saja berlalu. Tujuan peringatan yang diprakarsai oleh International Owl Center di Amerika adalah untuk melindungi burung hantu dari ancaman kepunahan serta melindungi habitatnya, dan sebagai edukasi kepada masyarakat akan peran penting hewan ini bagi lingkungan hidup.

Burung hantu adalah jenis burung yang aktif mencari makan dimalam hari. Keunikannya adalah kepalanya yang bisa diputar hingga 270 derajat. Burung hantu membantu petani karena senang berburu tikus.

Dilansir dari akun Taman Safari Bogor, burung hantu adalah salah satu anggota burung dari kelas Ordo Stigiformes yang termasuk burung Carnivora dan hewan malam (nokturnal). Burung hantu termasuk pemburu handal karena matanya besar dan menghadap ke depan. Telinganya yang asimetris membuat pendengarannya lebih baik. Keunikan lainnya adalah kepakan sayapnya yang nyaris tidak terdengar.

Matanya yang lucu dan kemampuannya melihat di malam hari menjadikannya sebagai lambang kehati-hatian. Dalam mitologi Yunani burung hantu dikaitkan dengan Dewi Athena yang dikenal sebagai dewi kebijaksanaan dan strategi. Di dunia modern, ia sering digambarkan memakai topi wisuda atau kacamata untuk mencerminkan dunia akademis. Ia juga sering dilambangkan sebagai pendengar yang baik karena sifatnya yang tenang saat mengamati situasi.

Hari Kepedulian Burung Hantu Internasional 2
(Foto : oleh manfredrichter/Pixabay)

Lepas dari berbagai simbol-simbol positif tersebut, di dunia aslinya burung hantu tidak melulu berperan sebagai pemangsa. Burung hantu bisa juga jadi korban buruan burung hantu lainnya. Predator puncak Burung Hantu Belang yang bisa ditemui di Amerika adalah burung hantu bertanduk besar. Dilansir dari Birds & Blooms, ada 20 jenis burung hantu di Amerika Utara.

Menurut Owl Research Institute, ada 240 jenis Burung Hantu yang tersebar di berbagai belahan dunia kecuali Antartika. 54 jenis diantaranya, ada di Indonesia. Beberapa jenis diantaranya merupakan spesies burung hantu endemik di Indonesia.

Beberapa jenis burung hantu yang ada di Indonesia dapat dijumpai di Taman Margasatwa Ragunan. Di sini pengunjung juga dapat memilih untuk melihat langsung perilaku aktif burung hantu dan beberapa hewan lain yang aktif di malam hari melalui program wisata malam “Night at The Ragunan Zoo” yang dibuka sejak tahun 2025. Layanan program wisata malam di Ragunan adalah setiap malam minggu pukul 18.00 -22.00 WIB.****

BACA JUGA: “Korupsi Klitik” dan Korupsi Kakap Setelah Reformasi