Presiden Jokowi Tak Hadir Deklarasi Mahfud MD, Puan Maharani: Ada Tugas

KEADILAN – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan, DPP PDIP memahami tidak hadirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam deklarasi Mahfud MD sebagai Bacawapres Ganjar Pranowo.

Hal tersebut, kata Puan, lantaran Presiden Jokowi tengah bertugas ke China pada Senin (16/10/2023). Jokowi bertemu dengan Presiden China Xi Jinping hingga menghadiri The Third Belt and Road Forum for International Cooperation.

“Kami memahami ketidakhadiran atau ketidakbisaan hadirnya Bapak Jokowi pada pengumuman capres-cawapres pada kesempatan ini. Karena ada tugas yang lebih penting yang harus dikerjakan oleh bapak Presiden,” ujar Puan di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).

“Sebagai kader PDIP, Presiden Jokowi saat ini mempunyai tugas negara untuk hadir di Tiongkok, Beijing, juga mempunyai acara lain,” tambahnya.

Puan juga membantah adanya pecah kongsi soal calon wakil presiden (cawapres) antara Presiden Jokowi dengan PDIP. “Enggak ada pecah kongsi, sama sekali. Semuanya baik-baik saja,” tegasnya.

Hubungan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan tengah retak. Hal tersebut disinyalir Jokowi mencalonkan Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka yang merupakan anak sulungnya menjadi Bacawapres Prabowo Subianto di Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Menguatnya nama Gibran sebagai Bacawapres Prabowo pasca Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan yang meminta agar syarat pendaftaran capres-cawapres diubah menjadi berusia minimal 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 itu diajukan oleh mahasiswa bernama Almas Tsaqib Birru Re A, anak Koordinator MAKI Boyamin Saiman.

Reporter: Odorikus Holang
Editor: Darman Tanjung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan