KEADILAN– Memasuki H-1 lebaran 2023 atau hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Kamis (20/4/2023), pemudik roda dua maupun roda empat terpantau lancar dan ramai.
Volume kendaraan pemudik di jalur Pantai Utara di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terus mengalami peningkatan.
Dari pantauan keadilan.id tepatnya di Kecamatan Losarang, Indramayu, kondisi arus mudik masih tergolong aman dan lancar.
Pengelola Administrasi Perkantoran Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Losarang Indramayu Sumadi menyampaikan, pihaknya mencatat volume kendaraan yang melintas di jalur Pantura Indramayu dari arah Jakarta menuju Cirebon mencapai 167.910 kendaraan.
“Awalnya saya memperkirakan arus puncak mudik H-3. Tapi ternyata setelah kami cek data di H-2 malah melebihi H-3,” kata Sumadi saat ditemui di kantor UPPKB Losarang Indramayu, Jumat pagi (21/4/2023).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.533 kendaraan jenis truk dan bus. Kemudian sebanyak 18.635 untuk mobil pribadi, dan 145.742 sepeda motor. Dengan demikian, kendaraan jenis sepeda motor lebih mendominasi arus mudik lebaran di jalur Pantura dibandingkan roda empat.
“Volume kendaraan yang melintas di jalur Pantura Indramayu tentu didominasi kendaraan sepeda bermotor dengan total mencapai 402.978 dari H-7. Ini kita hitungnya per pukul 00.00 (12 malam) jadi untuk hari ini (Jumat) masih dalam proses dan terus berjalan,” tuturnya.
Sumadi mengatakan, kondisi lalu lintas di jalur Pantura Indramayu hingga saat ini masih terpantau ramai lancar dan tidak terjadi kemacetan.
“Setelah adanya tol Cipali, khususnya di wilayah kami (Indramayu) tidak pernah mengalami kemacetan. Ini juga ditunjang dengan petugas di lapangan dan manajemen lalu lintas,” imbuhnya.
Dia mengaku, untuk wilayah Indramayu kecelakaan lalu lintas sangat minim. Sayangnya, ia tidak menyebutkan secara detail berapa total kecelakaan lalu lintas selama arus mudik lebaran 2023.
Sumadi menjelaskan UPPKB Losarang Indramayu, menyediakan posko res area gratis bagi para pemudik. Menurutnya, wilayah Losarang merupakan titik lelah para pemudik yang akan menuju ke Cirebon dan sekitarnya.
“Kita menyediakan res area dan berbagai macam fasilitas bagi pemudik agar nyaman seperti tempat istirahat, toilet, musholla, tempat bermain anak-anak, pojok pustaka, dan makan minum disediakan gratis,” terangnya.
Ia pun berpesan kepada para pemudik agar tidak memaksakan perjalanan bila merasa kelelahan dan sakit.
“Paling utama adalah keselamatan, dengan beristirahat yang cukup maka dalam menempuh perjalanan kemudian akan dalam kondisi prima dan akan sampai selamat di tujuan, silahkan beristirahat di res area kami,” pungkasnya.
Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung








