KEADILAN – Sebanyak 83 orang keracunan saat mengikuti acara pesta dan doa bersama di Gereja HKBP Dusun I Tungkam Jaya, Desa Pangkalan Siatak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (25/2/2020) malam.
Acara tersebut diikuti warga yang beragama Islam dan Kristen. Makanan yang disajikan ada halal dan non halal. Santapan daging babi yang disajikan di acara tersebut diduga menjadi penyebabnya. Dalam doa bersama, jemaat gereja menyajikan makanan berupa nasi dengan lauk olahan daging babi, sedangkan warga yg beragama Islam menyajikan makanan berupa nasi dan lauk ayam kampung.
Dari 83 orang tersebut, 6 diantaranya yang merupakan warga Dusun I Tungkam Jaya Desa Pangkalan Siatak harus mendapatkan rawat inap di RS Pangkalan Berandan. Yakni, Paula br Situngkit, (50) ; Edi Sunarto Sinaga (12) ; Herlina Br Sijabat (40) ; Hotlen Br Sagala (68) ; Derita Br Sijabat (50) dan Tumiar Br Sagala (70).
Camat Pangkalan Susu T Fahrizal membenarkan kejadian tersebut. Para korban pun sudah mendapatkan perawatan medis. “Berdasarkan laporan, ada 83 orang yang keracunan, 76 sudah pulang dan 7 dirawat di rumah sakit Pangkalan Berandan,” ungkapnya, Rabu (26/2/2020).
Sedangkan Kapolsek Pangkalan Susu AKP Ilham mengataian pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa sisa makanan di acara tersebut. “Ada barang bukti sisa makanan yang berasal dari tempat acara doa bersama.
Berdasarkan hasil keterangan sementara warga yang mengalami dugaan keracunan makanan olahan nasi dan lauk daging babi yang diolah oleh warga beragama Kristen saat acara doa bersama di halaman gereja HKBP. Sedangkan warga yang beragama Islam yang ikut tidak mengalami keracunan makanan,” pungkasnya.













