Kader SPSI Saling Tikam Gara-gara Uang Kutipan

KEADILAN – Dua kader Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) saling tikam karena uang kutipan di kawasan Jalan Stasiun, Pajak (Pasar) Delitua. Satu diantaranya, akhirnya meregang nyawa.

Kedua kader SPSI itu yang terlibat saling tikam itu yakni, Purnama Barus (45) warga Jalan Argadusema, Kelurahan Delitua Timur, Kecamatan Delitua,dengan Jamaluddin Bangun (38), warga Desa Cinta Damai, Kecamatan Patumbak. Dalam pertarungan itu, Jamaluddin akhirnya tewas.

“Korban tewas setelah ditikam pelaku tepat di sebelah kiri,” kata Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Immanuel Ginting kepada wartawan, Kamis (25/6).

Menurut Kanit, kasus ini diungkap setelah polisi menerima informasi dari keluarga korban. “Korban meninggal di Rumah Sakit (RS) Sembiring, korban sempat dirawat. Namun, nyawanya tidak tertolong lagi dan akhirnya meninggal, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu. Kita langsung melakukan upaya penangkapan,” ujarnya.

Sebab, sambung dia, berdasarkan keterangan saksi setelah dilakukan penyelidikan, korban dan pelaku sempat bertengkar karena uang kutipan SPSI. “Mereka bertengkar karena uang kutipan SPSI,” papar Immanuel.

Setelah itu, tambah dia, polisi kemudian melakukan penangkapan. “Setelah semua data, informasi dan koronologi kita dapat, langsung dilakukan upaya pengejaran dan menangkap pelaku. Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan. Saat ditangkap, tidak ada perlawanan apapun dari pelaku,” pungkasnya.

Frans Marbun