KEADILAN- Pelaksana Tugas Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Isy Karim menyebutkan, ada puluhan perusahaan yang memasok minyak goreng di Tanah Air.
“Ada sekitar 34 perusahaan yang menyuplai migor dalam berbagai jenis kemasan. Baik kemasan premium, sederhana, sampai curah,” kata Isy saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, (4/9/2022).
Sidang Mafia Minyak Goreng, Saksi Sebut Pemerintah Belum Bayar Subsidi ke Pengusaha
Isy membeberkan sebagian perusahaan tersebut yakni Wilmar, Salim Ivomas Pratama, Bina Karya Prima, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Corporation (SMART), Tunas Baru Lampung, dan Karya Indah Alam Sejahtera.
Ia mendapatkan informasi itu, berdasarkan data Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) dan Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI)
“Berasal dari asosiasi mengenai perusahaan yang menyuplai migor ke dalam negeri,” ucap Isy.
Ia pun mengungkapkan, lima perusahaan yang mendistribusikan migor tertinggi. Data tersebut berdasarkan dashboard terkait migor yang dimiliki Kemendag. Kelima perusahaan itu adalah Wilmar, Musim Mas, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Corporation (SMART), Asian Agri, dan Permata Hijau.
“Jadi ini data self declaration dari dashboard, kita olah memang lima perusahaan itu. Ini merupakan self declaration yang mendistribusikan migor ke dalam negeri,” ucap Isy.
Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung








