KEADILAN – Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Samsudin, resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Rabu, 19 Juni 2024, pagi.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian hadir pada pelantikan di Ruang Sasana Bhakti Praja, Gedung Kemendagri, Jakarta.
Pelantikan Samsudin ini sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 69/P/2024 soal Pengangkatan Penjabat Gubernur Lampung mengisi jabatan Arinal Djunaidi yang berakhir 12 Juni 2024.
Adapun, posisi Pj Gubernur ini terhitung sejak saat pelantikan dengan masa jabatan paling lama setahun.
“Dengan ucap syukur, saya resmi melantik Staf Kemenpora Samsudin sebagai Pj Gubernur Provinsi Lampung,” ucap Mendagri Tito, saat agenda pelantikan.
Di sela sambutan, Tito menyampaikan terima kasih ke Arinal Djunaidi dan Riana Sari Arinal karena sudah berkontribusi membangun Provinsi Lampung. “Saya berpesan kepada Samsudin untuk menjaga kondusivitas serta stabilitas pemerintahan hingga pelaksanaan pembangunan di Lampung,” jelasnya.
Tito menyebut, pelantikan ini mungkin menjadi pengalaman baru Samsudin menjabat kepala daerah. “Ini tantangan baru. Kunci sebuah teritorial ialah penguasaan wilayah,” tambahnya.
Tito menyebut, kemampuan komunikasi sosial jauh lebih penting ketimbang kemampuan teknokratik. Termasuk percepatan pembangunan, pengentasan stunting, dan penguatan aneka sektor penting lain sebagai tantangan untuk Pj Gubernur Lampung.
“Termasuk memanasnya situasi kondisi sosial politik menjelang pemilihan Pilkada serentak pada November 2024. Sehingga kondusivitas di Lampung tetap selalu terjaga,” katanya.
Tito juga memiliki harapan agar Samsudin cepat beradaptasi. “Juga membangun komunikasi, sampai banyak bertanya dengan Pak Arinal dan Ketua DPRD. Termasuk Forkopimda lainnya,” paparnya.
Diketahui, agenda pelantikan itu sekaligus melantik Pj Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Pembina Posyandu Provinsi Lampung yang mengisi Maida Wati Retno Ningsih. Pelantikan ini dihadiri Arinal Djunaidi, Riana Sari Arinal, perwakilan DPRD Provinsi Lampung hingga Forkopimda.
Reporter: Ceppy Febrinika Bachtiar
Editor: Penerus Bonar
BACA JUGA: Tambahan Anggaran 2025 untuk Kemajuan Parekraf, Menparekraf: Peluang Usaha Lebih Luas







