KEADILAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin (MHT) 2026. Selasa (7/7) sore, panitia pelaksana tmenggelar rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Panitia Arman Suparman guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal.
Rapat membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari finalisasi penjadwalan, kesiapan teknis penyelenggaraan, publikasi, hingga koordinasi dengan para mitra. Salah satu perkembangan menggembirakan adalah meningkatnya dukungan sponsor dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya, baik dari sisi jumlah mitra maupun nilai dukungan yang diberikan.
“Kepercayaan yang terus meningkat dari para sponsor menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan penyelenggaraan MHT 2026 yang semakin profesional, berkualitas, dan membanggakan,” ujar Arman Suparman, di sekretariat PWI Jaya, lantai 9 Kantor Pusat Bank Jakarta.
Sementara itu, Ketua Dewan Juri MHT Awards 52-2026 Dr. Bagus Sudarmanto memastikan bahwa proses penjurian untuk tujuh kategori utama telah rampung. Seluruh karya peserta telah dinilai secara independen oleh dewan juri sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Nama-nama pemenang akan diumumkan pada malam penganugerahan, yang dijadwalkan medio Agustus 2026 di Balai Agung, Balai Kota Pemprov DKI Jakarta.
Selain tujuh kategori utama, MHT 2026 menghadirkan dua kategori khusus. Pertama, Kategori “Menyongsong 5 Abad Jakarta”, yang mengapresiasi karya jurnalistik mengenai sejarah, transformasi, inovasi, dan pembangunan Jakarta menuju usia lima abad. Kedua, Kategori Literasi Bank Jakarta, yang memberikan penghargaan kepada karya jurnalistik yang mengangkat pentingnya literasi dan inklusi keuangan, transformasi layanan perbankan daerah, serta kontribusi Bank Jakarta dalam mendukung pembangunan ekonomi dan pemberdayaan UMKM.

Tahun ini, Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026 menyediakan total hadiah sebesar Rp255 juta, menjadikannya salah satu ajang penghargaan jurnalistik paling bergengsi dengan nilai apresiasi yang terus meningkat.
Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo mengatakan, Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin bukan sekadar ajang kompetisi jurnalistik, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi insan pers dalam menghasilkan karya yang berkualitas, independen, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“MHT telah menjadi bagian dari tradisi jurnalistik di Jakarta. Tahun ini memiliki makna yang lebih istimewa karena mengusung semangat ‘Menyongsong 5 Abad Jakarta’. Kami berharap para jurnalis menghadirkan karya-karya terbaik yang tidak hanya merekam perjalanan dan pembangunan kota, tetapi juga menyajikan kritik yang konstruktif, gagasan, dan optimisme bagi masa depan Jakarta,” ujar Kesit.
Menurutnya, meningkatnya dukungan sponsor menjadi bukti bahwa Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin semakin dipercaya sebagai ajang penghargaan jurnalistik yang kredibel.
“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab bagi PWI Jaya untuk terus menjaga integritas penyelenggaraan, profesionalisme proses penjurian, serta kualitas MHT sebagai barometer penghargaan jurnalistik di Jakarta,” tegasnya.
PWI Jaya optimistis penyelenggaraan MHT 2026 tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi karya-karya jurnalistik terbaik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Jakarta melalui karya jurnalistik yang informatif, kritis, inspiratif, dan konstruktif.****
BACA JUGA: Hari Cokelat Sedunia: Sejarah dan Nikmatnya Secangkir Cokelat Panas













