KEADILAN– Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat meraih sejumlah penghargaan dari Mahkamah Agung (MA). Penghargaan itu, diperoleh saat MA merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 tepatnya pada 19 Agustus 2024 lalu.
Prestasi gemilang yang didapatkan dari MA dengan tiga kategori yakni Pelaksanaan Mediasi Terbaik, Pelaksan Eksekusi Terbaik, dan Survei Pelayanan Publik Peringkat Kedua Nasional kategori pengadilan dengan beban di atas 2000 perkara.
“Parameter penghargaan ini hasil survei Mahkamah Agung selama satu tahun yang dipimpin oleh Ketua Muda Pengawasan MA dan diumumkan secara resmi dan nasional. Karena di sini (PN Jakarta Pusat) juga ada program andalan yaitu persidangan tepat waktu,” kata Humas PN Jakarta Pusat, Zulkifli Atjo kepada keadilan.id Rabu (21/8/2024).
Zulkifli mengaku, selama satu tahun ini memang banyak kasus-kasus besar. Meski begitu, beberapa hakim PN Jakarta Pusat mampu menyelesaikan perkara dalam sehari.
“Karena kita bisa memutus (perkara) dan minutasi hari itu juga,” ucapnya.
Penghargaan impresif juga direngkuh PN Jakarta Pusat dari Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta sebagai Pengadilan ‘Berkinerja Terbaik’ Se Provinsi Jakarta.
Zulkifli menyampaikan, sederet penghargaan prestisius yang berhasil ditorehkan ini, tidak lepas dari komitmen kepemimpinan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Dr. Rudi Suparmono.
Menurutnya, Rudi mengedepankan pola pembinaan, mendorong peningkatan kinerja, dan membangun integritas.
“Beliau (Rudi Suparmono) mengangkat peringkat dari 14 dan sekarang masuk 5 besar se Indonesia. Hasil ini juga tidak luput dari kerjasama antar pegawai di PN Jakarta Pusat,” tuturnya.
Dalam penghargaan kepuasan masyarakat, PN Jakarta Pusat telah menyediakan lift untuk mempermudah para pengunjung atau yang ingin berperkara menuju lantai tiga.
Selain itu, kebijakan waktu persidangan juga tidak diperkenankan larut malam hingga jam 12 malam.
“Sekarang persidangan dibatasi sampai pukul 21.00 WIB. Kecuali saksi-saksi dari luar (Jakarta) yang sulit untuk bolak-balik pulang ke rumah dan ke persidangan,” pungkasnya.
Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung







