KEADILAN – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menekankan pentingnya penerapan Transformational Leadership bagi aparatur sipil negara (ASN). Terutama bagi pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf agar bisa menjadi inspirasi bagi ASN lain.
“Pemimpin yang mampu menginspirasi, memberdayakan, dan peduli pada pengikutnya akan membawa perubahan positif dalam organisasi,” ujar Menparekraf, dalam keterangan resmi, Senin (27/5/2024).
Transformational Leadership, kata Sandiaga, adalah prinsip-prinsip kepemimpinan yang meliputi kemampuan dalam mengoptimalkan kinerja anggota tim melebihi batas normal. Lalu, fokus pada kebutuhan dan pengembangan pribadi mereka.
Sehingga selain menginspirasi dan menjadi panutan sesama ASN di lingkungan kerja, Sandiaga mengatakan, transformational leadership juga penting diterapkan guna menghadapi dinamika situasi sektor parekraf Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Founder ESQ/ACT Consulting International, Ary Ginanjar Agustian menuturkan, karakter atau corporate culture itu dimulai dari pimpinan.
“Ada tiga hal yang sudah didapat oleh para pimpinan Kemenparekraf. yakni pentingnya menerapkan core values BerAKHLAK, mengkombinasikan tiga kecerdasan dalam keseharian. Serta mengenal talenta diri serta orang lain dengan life tools dari ESQ, yakni TalentDNA,” tukas Ary.
Reporter: Ceppy F. Bachtiar
Editor: Penerus Bonar











