Megawati Jadi Informan Utama Penelitian Disertasi Hasto

KEADILAN – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, menjalani sidang terbuka promosi doktor di Gedung Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, pada Jumat (17/10/2024).

Hasto menyusun disertasi dengan berjudul “Kepemimpinan Strategis Politik, Ideologi, dan Pelembagaan Partai serta Relevansinya terhadap Ketahanan Partai: Studi pada PDI Perjuangan”. Lewat disertasi itu, Hasto mengkonstruksikan teori pelembagaan Partai, khususnya terkait dengan ketahanan partai.

Dalam disertasi itu, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri rupanya menjadi salah satu informan utama penelitiannya. Megawati sendiri turut hadir dalam sidang terbuka promosi doktor tersebut.

“Ada 20 informan utama dan beliau (Megawati) memberikan inspirasi penelitian ini sebagai informan utama di dalam menjawab bagaimana agar PDI Perjuangan bisa tetap ada selama bangsa ini ada,” kata Hasto kepada keadilan.id usai sidang ujian doktor di UI, Depok, Jumat (18/10/2024).

Dalam temuan disertasinya, Hasto memaparkan bahwa keberhasilan PDI Perjuangan memenangkan Pemilu legislatif tiga kali berturut-turut tidak terlepas dari sistem pelembagaan partai yang kuat.

“Karena itulah diperlukan pelembagaan dan ketahanan partai beserta modelnya bagi peningkatan kualitas demokrasi Indonesia,” ujar Hasto saat menjalani ujian disertasinya.

Hasto menjelaskan, kelembagaan partai menjadi faktor utama yang memungkinkan PDI-P bertahan di tengah persaingan politik yang semakin ketat.

Seperti halnya perubahan regulasi pemilu dan dinamika politik global menyebabkan banyak partai tidak mampu bertahan. Namun, kata Hasto, PDI Perjuangan berhasil mengatasi berbagai tantangan itu dengan pelembagaan yang kuat.

“Dengan pelembagaan yang kuat dan ideologi yang kokoh, PDI Perjuangan mampu menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun global,” tuturnya.

Dalam penelitiannya, Hasto juga menekankan pentingnya ideologi partai yang berakar kuat. Menurutnya, ideologi Pancasila yang menjadi fondasi PDI Perjuangan dianggap mampu melindungi partai dari berbagai ancaman.

“Ketahanan PDI Perjuangan didukung oleh pelembagaan yang dijalankan melalui kaderisasi dan manajemen partai yang profesional,” terangnya.

Hasto juga memaparkan bahwa kepemimpinan strategis Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI-P berperan besar dalam membangun ketahanan partai. Megawati, kata Hasto, memiliki prinsip kepemimpinan strategis yang telah menjadi pedoman dalam mengelola partai, termasuk dalam penguatan ideologi, manajemen partai, dan pengembangan kaderisasi.

Dalam disertasinya, Hasto juga membahas tantangan yang dihadapi PDI Perjuangan menjelang Pemilu 2024, yakni ancaman berupa abuse of power dan perilaku populisme otoriter. Namun, partainya mampu bertahan berkat pelembagaan kuat, di tengah tantangan yang dapat merusak demokrasi.

“PDI Perjuangan tidak hanya partai politik biasa. Kami adalah partai ideologis yang tangguh, dengan pelembagaan yang kuat dan kepemimpinan yang strategis,” tutup Hasto.

Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Penerus Bonar

BACA JUGA: Megawati dan Elit PDI Perjuangan Hadiri Sidang Doktoral Hasto di UI