Keadilan

KEADILAN – Jaksa terus memperkuat pembuktian perkara korupsi Balai Perkeretaapian Medan. Hari Kamis (21/03/2024), penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa seorang saksi dari Balai Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara.

Saksi yang diperiksa tersebut berinisial MY. Ia diperiksa selaku Kepala Divisi Teknis Balai Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara tahun 2015. Ia diperiksa terkait pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan tahun 2017-2023.

Pemeriksaan MY menurut Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Ketut Sumedana untuk memperkuat pembuktian berkas perkara atas nama Tersangka NSS, Tersangka AGP, Tersangka AAS, Tersangka HH, Tersangka RMY, Tersangka AG dan Tersangka FG.

Sebagaimana diberitakan keadilan.id, kasus pembangunan jalur kereta api tersebut diduga telah merugikan negara Rp1,2 triliun. Kerugian tersebut karena jalur yang dibangun tidak memberikan manfaat atau tak bisa digunakan.

Penyebab tidak bermanfaatnya pembangunan jalur kereta api tersebut adalah karena pembangunan rel dilakukan dengan serampangan tanpa mengindahkan prosedur. Termasuk ketika jalur kereta api berubah dari rencana yang ditetapkan.

Reporter: Syamsul Mahmuddin

Tidak Kasih Kendor, Jaksa Terus Kuliti Korupsi Timah Rp189 Triliun