Keadilan

KEADILAN– Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti menilai, hak angket sangat dibutuhkan dalam kondisi demokrasi di Indonesia saat ini.

Sebab menurutnya, lembaga legislatif sudah mati suri sejak 2015. Di mana fungsi pengawasan DPR terhadap pemerintah tidak berjalan dengan baik.

“Jadi kita bangunkan DPR yang selama ini sudah “dibius” oleh (Presiden) Jokowi,” kata Bivitri dalam diskusi Hak Angket, Kecurangan Pemilu 2024, Independensi Partai Politik, dan Ancaman Hak Asasi Manusia, di Jakarta Selatan, Kamis sore (21/3/2024).

Bagi Bivitri, hak angket merupakan kejelasan berdemokrasi di Indonesia. Ia mengatakan, demokrasi yang baik adalah demokrasi yang gaduh.

Menurutnya,, jika negara demokrasi tenang-tenang saja, maka itu sudah diselubungi oleh legalisme otokratik,

“Demokrasi macam apa itu yang pemerintahnya tidak pernah mendapatkan cek dari wakil rakyat. Bukan demokrasi tapi itu sudah otokratisme ketika kekuasaan tidak bisa di cek,” paparnya.

Ia menjelaskan, ketika Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka diloloskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), mestinya DPR segera melakukan fungsinya dengan memanggil Jokowi untuk mengklarifikasi hal tersebut.

Sebab, DPR mempunyai hak konstitusi sebagai wakil rakyat untuk memanggil Presiden Jokowi.

“Jadi tidak ada kontrol dari DPR. Nah ini menurut saya hak angket sangat penting sekali untuk membangun kembali fungsi legislasi DPR dan membangun lagi demokrasi karena kita sudah kelamaan kita dilumpuhkan oleh Jokowi,” papar Bivitri..

Untuk itu, dirinya sangat berharap sekali hak angket digulirkan oleh lembaga legislatif. Karena, jika hak angket dilaksanakan maka demokrasi ke depan akan semakin positif.

Sebaliknya, jika hak angket tidak dilaksanakan, maka kemungkinan besar pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke depan terjadi copy paste dan menimbulkan banyak kecurangan.

“Makannya hak angket ini sangat bagus (dampaknya), karena akan ketahuan siapa yang melanggar dan proses demokrasi ke depan akan semakin positif,” pungkasnya.

Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung

Tagged: , ,