Komisi VIII Yakin Arab Saudi Laksanakan Haji 2022

KEADILAN- Pemerintah Arab Saudi belum juga mengumumkan jatah kuota haji kepada negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Padahal kini sudah memasuki hari ke enam bulan Ramadhan 1443 yang tenggat waktu maksimal persiapan ibadah haji adalah awal bulan Syawal.

Anggota Panitia Kerja (Panja) Haji Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq meyakini, pemerintah Arab Saudi sudah siap untuk melaksanakan haji tahun 2022,  dengan membuka seluas-luasnya dengan batasan-batasan yang sesuai oleh Kementerian Arab Saudi.

“Bagi jamaah haji bersiaplah, untuk menunaikan ibadah haji di tahun ini,” ujar Maman dalam keterangannya melalui video dari Mekkah, Arab Saudi, Jumat (8/4/2022).

Maman yang saat ini berada di Arab Saudi untuk meninjau proses pelaksanaan haji 2022, mendorong Pemerintah Arab Saudi untuk segera mengumumkan berapa kuota yang diberikan, meski penyelanggaraan haji 2022 akan dilakukan secara terbatas.

Ia menduga, pelaksanaan haji tahun ini tidak mungkin mencapai 100 persen. lantaran Pemerintah Arab Saudi masih mempertimbangkan faktor kesehatan pasca pandemi.

“Saya melakukan peninjauan kemarin, baik itu ke Arafah, ke Mina, ke Armina, dan beberapa tempat, memang sudah ada persiapan-persiapan. Tapi melihat gelagatnya seperti itu, saya memiliki dugaan haji (tahun) sekarang tidak mungkin 100 persen,” kata Maman.

Dengan demikian, bila kuota haji untuk Indonesia diberikan 50 persen, maka akan ada 100 ribu jemaah haji yang berangkat.

Menurutnya, meski saat ini aturan karantina, tes PCR, hingga jaga jarak di Arab Saudi sudah dihilangkan, pertimbangan kesehatan masih menjadi titik berat dan manjadi yang utama.

Saat ini pemerintah Saudi membuka umrah di bulan Ramadan secara penuh.

Selain itu, Saudi juga terus melakukan perbaikan sistem. Dia mengaku lebih merasa nyaman melakukan ibadah tahun ini.