Gizi Buruk, Kapolsek Kuwus Beri Dukungan Moril dan Meteril Untuk Septiani

KEADILAN – Gizi buruk menimpa Septiani Amora Abela. Dia terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ben Mboi Ruteng, Manggarai, NTT. Balita berumur 2,5 tahun itu berasal Kampung Runa, Desa Suka Kiong, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat.

Anak dari pasangan Verigensius Edu dan
Getrudis Ani ini dirawat sejak 20 Februari 2022 lalu di rumah sakit tersebut. Kepedulian terhadap Septiani pun datang silih berganti, baik dari pihak keluarga maupun pihak kepolisian setempat.

Kapolsek Kuwus, IPDA Arsilinus Lentar pun menjenguk dan memantau perkembangan kesehatan Septiani. Kata pria yang akrab disapa Arsi itu, pihaknya menjenguk Septiani sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Septiani divonis menderita Gizi buruk dari hasil diagnosa Dokter Rumah Sakit sejak umur tujuh bulan. Hingga kini, berat badannya hanya 7 Kg saja,” kata Arsi kepada Keadilan.id, Senin (6/3/2023).

Arsi menuturkan, sebagai manusia selayaknya harus saling mambantu. Apalagi, Septiani saat ini dirawat dan harus diberikan perhatian.

“Kami pikir ini sudah merupakan keharusan bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama sehingga ke depannya tidak ada lagi masyarakat yang mengalami malnutrisi atau lainnya,” katanya

“Semoga terbuka pintu hati baik dari perorangan, maupun instansi untuk bisa membantu masyarakat yang kurang mampu yang benar-benar membutuhkan uluran tangan dari kita semua,” tambahnya.

Saat tiba di Rumah Sakit Kata Arsi, pihaknya diterima langsung oleh Ibu Septiani. Kedatangannya mendapat apresiasi dari sang ibu dan keluarganya. Air mata haru tak bisa disembunyikan oleh sang ibu.

Selain dukungan moril, Arsi dan jajaran turut memberikan bantuan kemanusiaan untuk Septiani. Namun Arsi enggan menyebut jenis dukungan materil tersebut.

Reporter: Odorikus Holang
Editor : Penerus Bonar