KEADILAN- Duta Besar RI untuk Panama, Sukmo Harsono, mengatakan bahwa Panama memiliki peran penting dan strategis bagi Indonesia.
Menurutnya, Panama menjadi salah satu negara yang memiliki akses pasar di Amerika Tengah hingga Karibia. Karena memiliki pintu masuk jalur perdagangan melalui Terusan Panama.
“Kalangan bisnis kedua negara harus berinvestasi. Proyek-proyek kontruksi adalah peluang yang bagus bagi BUMN nasional untuk ikut tender di Panama, Kosta Rica, Honduras, maupun Nicaragua,” ungkap Sukmo dalam keterangan tertulis, Selasa (1/12/2020).
Secara politik, Sukmo menilai, Indonesia bisa mendapat dukungan dalam forum internasional, di mana bila Indonesia ingin menjadi anggota atau ketua dari badan dan organisasi internasional, begitu juga sebaliknya.
“Pintu masuknya melalui Panama (Terusan Panama) dalam jalur perdagangan. Oleh sebab itu, sebuah keberanian bagi kalangan bisnis kedua negara untuk masuk baik ke pasar Indonesia ataupun sebaliknya,” ujarnya.
Sukmo menambahkan, selain proyek konstruksi, sektor pariwisata termasuk perlu dipromosikan oleh kedua negara. Begitu juga dengan komoditi lainnya dari hasil bumi.
“Salah satu peluang seksi lainnya adalah masuk berinvestasi lahan sawit di Panama,” jelasnya.
Namun sayangnya, jarak tempuh antara Indonesia-Panama menjadi kendala Business to Business (B to B) kedua negara. Ditambah lagi, pandemi Covid-19 yang ikut menghambat terealisasinya hal tersebut.
“Saya yakin setelah Pandemi Covid-19 berakhir, jika berbagai usaha termasuk UKM berani pameran dagang di Panama, maka potensi marketnya akan terbuka lebar,” pungkasnya.
AINUL GHURRI











