KEADILAN – Sejumlah massa dari berbagai serikat dan konfederasi buruh melakukan aksi demonstrasi di kawasan Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Senin (10/10/2022).
Unjuk rasa tersebut, menyatakan sikap menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), turunkan harga sembako hingga menolak pengesahan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.
Selain para buruh, para demonstran tersebut juga berasal dari massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR). Ada tiga tuntutan yang dibawa GNPR pada demonstrasi bertajuk “Aksi Bela Rakyat 3” itu. Seperti tertulis dalam spanduk besar yang dibawa demonstran dengan tagline
tiga tuntutan rakyat (Tritura). Yakni, turunkan harga bahan bakar minyak (BBM), turunkan harga-harga, dan tegakkan supremasi hukum.

Seorang orator yang memakai baju putih, topi hitam dan celana hitam dalam orasinya mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur.
“Jokowi mundur, Jokowi mundur,” teriaknya dari mobil komando.
Akibat demonstrasi ini, jalur Medan Merdeka Timur dan Barat menuju istana ditutup sementara. Terlihat para buruh membentang bendera merah putih dan bendera federasi masing-masing.
Reporter: Odorikus Holang
Editor: Penerus Bonar








