Keadilan

KEADILAN – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap seorang buronan yang kabur selama delapan tahun di Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (01/04/2024) lalu. Buronan R Basuko Wismantoro diamankan sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Pamulang Indah B2/19 RT 005/RW 007, Kecamatan Pamulang.

Pria kelahiran Pekalongan 60 tahun lalu tersebut adalah terpidana tindak pidana korupsi secara bersama-sama dalam pemberian fasilitas kredit investasi kepada PT First Internasional Gloves pada PT BRI (Persero) Tbk tahun 2006 s/d 2008 dan fasilitas kredit PT First Internasional Gloves berdasarkan database kredit masuk dalam kolektibilitas 5 (macet).

Akibat perbuatan tersebut, negara mengalami kerugian c.q PT BRI (Persero) Tbk sebesar USD 19.170.329.02 (sembilan belas juta seratus tujuh puluh ribu tiga ratus dua puluh sembilan dan dua sen dolar amerika).
Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2414 K/Pid.Sus/2015 tanggal 16 Agustus 2016, R Basuki Wismantoro dijatuhi pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun dan pidana denda sebesar Rp750 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 8 bulan.

Saat diamankan, Terpidana R. Basuki Wismantoro bersikap kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar. Selanjutnya, Terpidana R. Basuki Wismantoro diserahterimakan kepada Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum. Sebab, tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi koruptor.

Reporter: Syamsul Mahmuddin

LMP Dukung Polisi Agar Menindak Tegas Ormas yang Paksa Minta THR