KEADILAN – Sepanjang tahun 2023, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD, Holding BUMN Pangan, mencatatkan laba bersih sebesar Rp 65 milyar. Laba bersih sebesar Rp 65 miliar ini naik 129 % di atas capaian laba tahun 2022.
Walhasil, kinerja positif ini telah mengubah wajah BUMN terbesar di bidang pangan ini dari kondisi buntung mampu meraih untung.
Tahun 2024 ini, Direktur Utama PT RNI Frans Marganda Tambunan optimis menaikkan target laba bersih perusahaan sebesar 130 persen dari Tahun 2023, yakni menjadi Rp160 miliar.
“Para direksi sangat optimis, Tahun 2024 ini dapat meningkatkan target keuntungan sebesar 130 %,” kata Frans kepada keadilan.id dihubungi melalui telepon selulernya.
Menurut Frans, optimisme mendulang keuntungan Tahun 2024 ini dapat mereka raih dengan tiga strategi transformasi utama di bidang keuangan, model bisnis dan operasional.
Frans mengaku, tiga transformasi utama tersebut dapat membawa ID FOOD menjadi perseroan yang lebih tangguh secara keuangan.
“Menurut hemat saya, strategi keuangan, model bisnis, dan operasional ini adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan,” kata Frans.
Dikatakan Frans, strategi lain di era digital saat ini, PT RNI harus mampu beradaptasi dengan transformasi digital yang kemajuannya sangat cepat.
“Sebab, perusahaan yang tidak bisa beradaptasi dengan baik akan tertinggal dan tidak akan mampu bersaing,”jelasnya.
Lebih lanjut, Frans mengatakan, ketika berbicara transformasi, melihat dinamika perubahan digital yang cepat ini di teknologi, di market, maupun perusahaan sakit atau sehat harus siap-siap bertransformasi.
Frans menyebut program transformasi atau restrukturisasi tidak dibuat untuk jangka pendek.
Program ini diharapkan mampu menjadikan ID FOOD dan anak-anak perusahaannya bisa terlepas dari masalah keuangan dan mandiri.
Ditanya mengenai anak perusahaan ID FOOD yang merugi, Frans menjawab, perusahaan yang merugi akan menerima hasil keputusan akhir dari restrukturisasi apabila ditemukan anak perusahaan yang tidak sehat.
Reporter: Junaidi Hasibuan
Editor: Penerus Bonar







