KEADILAN – Kelompok Diaspora Manggarai Raya mengecam sikap Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menerbitkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi penambangan batu gamping atas nama PT. Istindo Mitra Manggarai di Lengko Lolok, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.
“Mengecam arogansi Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mengabaikan suara penolakan pemberian izin tambang yang dilakukan oleh masyarakat Manggarai, LSM
dan terutama oleh Gereja Manggarai,” ujar Koordinator Kelompok Diaspora Manggarai Raya Flory Santosa Nggangur kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/11/2020).
Lanjut Flory, pihaknya menyayangkan adanya sikap tidak peduli terhadap arahan yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Padahal kata Flory, arahan tersebut dengan jelas meminta untuk dilakukan koordinasi dengan beberapa Kementerian terkait serta melakukan studi yang komprehensif terkait usaha tambang batu gamping dan pabrik semen sebelum diberikan izin baik tambang maupun pabrik semen.
Terbitnya izin tersebut kata Flory, secara nyata Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan pembangkangan terhadap rencana Pemerintah Pusat yang akan mengembangkan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan ekonomi di Pulau Flores.
“Di sekitar lokasi tambang yang diberikan izin IUP Operasi Produksi ini terdapat beberapa destinasi wisata potensial yang pengembangannya akan terganggu dengan kehadiran tambang,” tegasnya.
Lanjut Flory, pihaknya menyayangkan sikap dan perilaku pejabat yang menutup mata dengan kerusakan lingkungan
hidup yang sudah terjadi dan potensial akan semakin masif serta potensi kerusakan tatanan sosial dan budaya masyarakat terdampak.
“Menyayangkan sikap Team Peneliti AMDAL yang tidak objektif dan tidak profesional karena mengabaikan realitas potensi pertanian di lokasi rencana tambang serta rekomendasi
AMDAL diberikan pada saat Team Badan Geologi sedang melakukan penyelidikan Kawasan karts di lokasi rencana tambang,” tukasnya.
Odorikus Holang














